Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Buletin Agrohorti

Penentuan Media dan Perlakuan Pendahuluan Terbaik untuk Perkecambahan Benih Kapulaga Jawa (Amomum compactum Sol. ex Maton) Miranda, Citra; Sari, Maryati; Permatasari, Okti Syah Isyani
Buletin Agrohorti Vol. 13 No. 2 (2025): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v13i2.63850

Abstract

Kapulaga jawa (Amomum compactum Sol ex. Maton) merupakan spesies yang berbeda dengan Elettaria cardamomum (L.) Maton. Tanaman ini biasanya diperbanyak secara vegetatif namun tetap diperlukan benih botani. Benih kapulaga memiliki lapisan testa yang keras dan memerlukan waktu yang lama untuk berkecambah. Percepatan perkecambahan biji dapat dilakukan dengan menggunakan media perkecambahan yang tepat dan memberikan perlakuan pendahuluan yang dapat mengurangi faktor penghambat perkecambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan media perkecambahan yang tepat dan perlakuan pendahuluan yang efektif untuk mempercepat perkecambahan benih kapulaga. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok lengkap petak terbagi dengan perlakuan jenis media perkecambahan sebagai petak utama, perlakuan pendahuluan sebagai anak petak, dan tiga kali ulangan. Evaluasi penghitungan pertama dilakukan pada hari ke-24 setelah tanam dan penghitungan kedua pada hari ke-51 setelah tanam. Pada penelitian ini tidak ditemukan adanya perlakuan pra-tanam yang mampu memacu perkecambahan. Media cocopeat merupakan media terbaik dibandingkan dengan media pasir dan media tanam campuran arang sekam: sabut kelapa : kompos (1:1:1) pada parameter daya berkecambah 80.5%, kecepatan tumbuh 3.11% etmal-1, indeks vigor 35.2%, dan benih segar tidak tumbuh 1.3%. Interaksi antara perlakuan media cocopeat dan perlakuan pra-tanam dengan perendaman dalam air 50 °C selama 30 menit memberikan waktu berkecambah paling singkat yaitu rata-rata waktu berkecambah 25.0 hari. Kata kunci: cocopeat, dormansi, pembibitan, tetrazolium, viabilitas
Penggunaan Citra Digital dalam Pengembangan Metode Uji Cepat Vigor Benih Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) melalui Pemunculan Radikula Jannah, Fiki Nur; Budiman, Candra; Permatasari, Okti Syah Isyani
Buletin Agrohorti Vol. 12 No. 2 (2024): Buletin Agrohorti
Publisher : Departemen Agronomi dan Hortikultura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrob.v12i2.56658

Abstract

Teknologi citra digital merupakan salah satu teknik identifikasi mutu benih dengan tingkat keakuratan yang tinggi dalam waktu yang singkat. Teknologi ini menggunakan data yang terdapat pada citra dua dimensi yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan mengembangkan metode uji cepat vigor benih kacang panjang (Vigna sinensis L.) melalui uji pemunculan radikula (radicle emergence) menggunakan pengolahan citra digital. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan kelompok lengkap teracak satu faktor yaitu lot benih dengan 18 lot benih yang terdiri dari 6 varietas. Benih dikecambahkan dengan metode between paper menggunakan germinator standar bersuhu 20 ± 2 oC. Pengamatan dimulai pada jam ke-38 hingga jam ke-54 dengan interval antar pengamatan yaitu 2 jam. Penelitian ini dilakukan dengan mengamati jumlah benih yang memiliki empat kategori panjang radikula, yaitu ≥1 mm, ≥2 mm, ≥50% panjang benih, dan ≥ panjang benih. Data panjang radikula tersebut kemudian dianalisis korelasi dan regresi terhadap beberapa tolok ukur. Tolok ukur mutu fisiologis benih yang digunakan antara lain daya berkecambah, indeks vigor, kecepatan tumbuh, potensi tumbuh maksimum, dan berat kering kecambah normal. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, panjang radikula pada kategori panjang radikula ≥1 mm dan ≥2 mm berkorelasi kuat dengan indeks vigor dan kecepatan tumbuh pada waktu pengecambahan mulai dari 42 jam, ≥50% panjang benih memiliki korelasi yang kuat dengan tolok ukur indeks vigor dan kecepatan tumbuh masing-masing pada waktu pengecambahan 52 jam dan 54 jam, serta pada kategori panjang radikula ≥ panjang benih hanya berkorelasi kuat dengan tolok ukur kecepatan tumbuh pada waktu pengecambahan 54 jam. Kata kunci: analisis korelasi, analisis regresi, mutu fisiologis benih, panjang radikula, periode pengecambahan