Kota Jayapura merupakan wilayah dengan tingkat keberagaman etnis, suku, agama, dan budaya yang tinggi. Dalam kehidupan mahasiswa, khususnya yang tinggal di asrama, keberagaman menjadi potensi untuk membangun kebersamaan, tetapi juga dapat memunculkan kesalahpahaman, stereotip, pengelompokan berdasarkan identitas etnis, dan terbatasnya interaksi positif antarmahasiswa. Kondisi tersebut melatarbelakangi kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Membangun Toleransi dan Solidaritas Antaretnis di Kota Jayapura” yang dilaksanakan pada 8 November 2025 bagi mahasiswa Asrama Kabupaten Mimika di Kota Jayapura. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, serta penguatan solidaritas dalam kehidupan bersama. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa Asrama Kabupaten Mimika yang memiliki latar belakang suku, budaya, dan pengalaman sosial yang beragam. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode sosialisasi, penyampaian materi, diskusi interaktif, dialog bersama, dan refleksi pengalaman mahasiswa dalam membangun hubungan sosial serta menghadapi perbedaan. Materi mencakup keberagaman, toleransi, solidaritas sosial, komunikasi antaretnis, serta pentingnya kerja sama dan persaudaraan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman dan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga hubungan harmonis, saling menghargai, dan memperkuat kebersamaan. Hal tersebut terlihat melalui partisipasi aktif dalam diskusi, keterbukaan menyampaikan pengalaman, dan komitmen bersama menciptakan lingkungan asrama yang inklusif dan kondusif. Kegiatan ini bermanfaat dalam memperkuat toleransi, solidaritas, dan persaudaraan antaretnis serta berpotensi dilanjutkan melalui dialog rutin, kegiatan kolaboratif, dan pendampingan berkelanjutan.