This Author published in this journals
All Journal Dedikasi Nusantara
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN KAPASITAS DIGITAL MARKETING BAGI UMKM SNACK RAKJAT MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN STRATEGIS M Teguh Kurniawan; Adityas Widjajarto; Samia Fadhilah
Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Transformasi Digital dalam Pelayanan Publik dan Keagamaan
Publisher : IndoCompt Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian lokal, namun banyak pelaku usaha yang masih menghadapi keterbatasan dalam mengakses pasar digital secara optimal. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas pemasaran digital UMKM Snack Rakjat yang selama ini masih mengandalkan strategi konvensional dan belum mampu memanfaatkan potensi media sosial secara maksimal. Kegiatan pengabdian ini juga bertujuan untuk mendorong transformasi mindset pelaku usaha dari pasif menjadi proaktif dalam pemasaran, serta mengenalkan praktik pemasaran kreatif yang relevan dengan perkembangan teknologi digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi awal, focus group discussion, pelatihan intensif digital marketing, pendampingan produksi konten, serta evaluasi hasil. Pelatihan dilaksanakan secara langsung dengan durasi empat minggu, dengan satu kelompok peserta utama yaitu pemilik dan dua staf UMKM Snack Rakjat. Kegiatan pendampingan meliputi perencanaan konten, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk produksi konten dan balasan pelanggan, serta penerapan strategi keterlibatan konsumen melalui media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa aspek: jumlah pengikut media sosial meningkat dari 4 menjadi 62, rata-rata keterlibatan konten meningkat dengan jumlah tanggapan pesan langsung dari pelanggan, frekuensi penjualan harian naik dari 180 menjadi 240 produk per hari, dan omset harian meningkat dari 200.000 menjadi 300.000 rupiah. Selain itu, pelaku usaha menunjukkan peningkatan literasi digital, kesadaran akan pentingnya manajemen media sosial, serta kemampuan merancang strategi promosi yang lebih adaptif. Program ini juga berdampak pada terbentuknya jaringan pemasaran baru melalui komunitas ibu-ibu dan lingkungan kantor yang membuka peluang distribusi lebih luas. Kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan metode pendampingan yang tepat, pelaku UMKM dapat mengalami peningkatan kapasitas yang nyata dan berkelanjutan. Kebaruan dari kegiatan ini terletak pada pemanfaatan teknologi digital berbasis konten kreatif dan keterlibatan masyarakat melalui interaksi aktif di media sosial, yang mendorong perubahan perilaku pemasaran secara partisipatif.
Akselerasi Kewirausahaan Digital bagi Ibu Rumah Tangga melalui Mompreneur Starter Kit: Perspektif Difusi Inovasi M Teguh Kurniawan; Muhammad Fathinuddin; Samia Fadhilah
Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Transformasi Digital dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal dalam P
Publisher : IndoCompt Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Universitas Telkom pada 14 November 2025 dengan tujuan memberdayakan ibu rumah tangga pemula dalam mengembangkan kewirausahaan digital. Program ini mencakup pelatihan, pendampingan lanjutan, penyediaan Mompreneur Starter Kit, serta akses ke platform DigiLink dan Lynk.id. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital, kurangnya panduan terstruktur, terbatasnya akses mentorship, dan minimnya wadah pemasaran yang aman bagi ibu rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan selama dua jam, workshop praktik pemasaran digital, demonstrasi penggunaan platform, serta pembentukan grup WhatsApp untuk pendampingan berkelanjutan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test dengan indikator keberhasilan mengacu pada Teori Difusi Inovasi, yaitu relative advantage, compatibility, complexity, trialability, dan observability. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 80–100% peserta mampu memahami konsep inti kewirausahaan digital. Peserta juga mengalami peningkatan literasi digital, kemampuan teknis, serta kesiapan dalam mengadopsi bisnis digital. Selain itu, terjadi peningkatan kepercayaan diri dalam mempromosikan dan menjual produk melalui media sosial dan sistem afiliasi. Respons peserta terhadap program sangat positif, didukung oleh interaksi aktif dengan mahasiswa dan praktisi. Beberapa peserta bahkan berhasil melakukan penjualan produk digital sebagai bukti awal adopsi inovasi. Kesimpulannya, pendekatan terintegrasi antara pelatihan, pendampingan, dan pemanfaatan platform digital efektif dalam mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga. Ke depan, disarankan untuk memperluas cakupan peserta, memperpanjang durasi pendampingan, serta memperkuat monitoring dampak ekonomi jangka panjang agar keberlanjutan program semakin optimal.
Experiential Learning sebagai Pendekatan Pengabdian Masyarakat dalam Transformasi Digital UMKM Queen’s Cake M Teguh Kurniawan; Umar Yunan Kurnia Septo Hediyanto; Samia Fadhilah
Dedikasi Nusantara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): Transformasi Digital dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal dalam P
Publisher : IndoCompt Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki peran penting dalam penguatan ekonomi lokal, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan pemasaran digital secara strategis. UMKM Queen’s Cake sebagai mitra pengabdian memiliki produk yang potensial, tetapi belum mampu mengoptimalkan media digital untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing usaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menerapkan strategi pemasaran digital melalui pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman yang menekankan praktik langsung dan pendampingan berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan pemilik dan karyawan UMKM Queen’s Cake sebanyak lima orang. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, pelatihan berbasis praktik, pendampingan intensif, refleksi bersama, serta penerapan mandiri strategi pemasaran digital. Pelatihan mencakup pengelolaan media sosial, pembuatan konten promosi, perencanaan konten, serta pemanfaatan data digital sederhana untuk mendukung pengambilan keputusan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan perilaku pemasaran digital peserta, ditandai dengan penggunaan media sosial yang lebih aktif dan terencana, peningkatan kepercayaan diri dalam memanfaatkan teknologi digital, serta peningkatan awal visibilitas akun media sosial UMKM. Dalam kurun waktu satu bulan pascakegiatan, terjadi peningkatan jumlah kunjungan pada laman media sosial, meskipun dampak terhadap peningkatan omzet belum terlihat secara signifikan karena keterbatasan durasi program. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman efektif dalam mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan membangun fondasi transformasi digital UMKM yang berkelanjutan.