Restu Mayyora
Universitas Brawijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Sosial melalui Kebijakan Desa Digital: Model Strategi Keberhasilan dari Pedesaan Indonesia Restu Mayyora; Sjamsiar Sjamsuddin; Alfi Haris Wanto
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 15 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v15i2.114743

Abstract

Disparitas pembangunan digital antara desa dengan kota hingga saat ini sangat terasa, dengan kondisi tersebut muncullah inisiasi pemerintah desa untuk mendekatkan digitalisasi ke desa sekaligus mempercepat pembangunan digital dengan nama kebijakan desa digital. Penelitian ini diarahkan untuk merumuskan model pengembangan kebijakan desa digital berbasis tata kelola strategis yang dapat menjadi acuan konseptual dan praktis bagi implementasi di berbagai konteks desa karena sampai saat ini masih belum ada penelitian terkait dengan bagaimana strategi kebijakan desa digital dapat dijalankan dengan baik. Penelitian studi kasus kualitatif yang sumber data ada dua yakni sumber primer dari wawancara langsung dengan informan yang terdiri dari pemerintah desa, lembaga desa, masyarakat desa, akademisi dan pemerintah daerah yang kemudian di validasi dengan sumber sekunder dari dokumen dan observasi. Hasil data kemudian dianalisis menggunakan metode pattern matching dari Yin untuk kemudian di tarik kesimpulannya. Hasil penelitian menunjukkan adanya tahapan empiris dalam pengembangan kebijakan desa digital yang dimulai dari kepemimpinan desa, diikuti legitimasi masyarakat, penguatan regulasi dan kelembagaan, serta keterlibatan akademisi dalam proses penyempurnaan sistem. Selain itu, temuan juga mengidentifikasi bahwa penguatan internal desa berperan dalam memunculkan dukungan eksternal dari pemerintah daerah dan media yang memperluas implementasi kebijakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kebijakan desa digital terbentuk melalui tata kelola strategis yang bertahap dengan menempatkan kapasitas internal sebagai fondasi utama. Model yang dihasilkan menunjukkan bahwa penguatan internal desa menjadi kunci dalam mendorong kolaborasi, dukungan eksternal, dan keberlanjutan kebijakan.