Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS DISTRIBUSI TEMPERATUR PADA MESIN RETORT STERILISASI MENGGUNAKAN CFD DENGAN VARIASI TEMPERATUR DAN KECEPATAN ALIRAN UAP Amrijal Anshori; Muhamad Safi'i; Hisyam Ma'mun
STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/storage.v5i3.8853

Abstract

Sterilisasi termal menggunakan mesin retort berperan penting dalam menjaga keamanan, mutu, dan daya simpan produk pangan. Keberhasilan proses ini dipengaruhi oleh keseragaman distribusi temperatur di dalam ruang sterilisasi yang menentukan efektivitas perpindahan panas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi temperatur inlet dan kecepatan aliran uap jenuh terhadap karakteristik termal mesin retort menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Geometri mesin retort memiliki ukuran 1800 × 750 × 950 mm dengan variasi temperatur inlet sebesar 115°C, 117°C, 119°C, 121°C, dan 123°C serta variasi kecepatan aliran sebesar 2 m/s, 4 m/s, 6 m/s, 8 m/s, dan 10 m/s pada kondisi tunak. Hasil simulasi terhadap 25 skenario menunjukkan bahwa peningkatan temperatur inlet dan kecepatan aliran uap memengaruhi pola distribusi temperatur, bilangan Reynolds, dan karakteristik perpindahan panas di dalam ruang retort. Kombinasi temperatur inlet 123°C dan kecepatan aliran 10 m/s menunjukkan peningkatan koefisien perpindahan panas lokal sebesar 12% dibandingkan kondisi awal pengujian serta menghasilkan karakteristik termal yang paling baik dibandingkan variasi lainnya. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam menentukan kondisi operasi mesin retort yang sesuai untuk mendukung proses sterilisasi termal produk pangan.
Investigasi Numerik Efek Temperatur Operasi dan Kecepatan Aliran Uap terhadap Performa Termal Mesin Retort Makanan Amrijal Anshori; Hisyam Ma'mun; Muhamad Safi'i
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses sterilisasi pangan menggunakan mesin retort berperan penting dalam menjaga keamanan dan memperpanjang masa simpan produk, namun ketidakseragaman distribusi panas dan pengaruh parameter operasi menjadi aspek yang perlu dikaji guna untuk menemukan standar operasi yang ideal. Investigasi numerik efek temperatur operasi dan kecepatan aliran uap terhadap performa termal serta hidrodinamika mesin retort makanan menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) di usulkan dalam riset ini. Variasi temperatur ditentukan sebesar 115°C, 117°C, 119°C, 121°C, dan 123°C serta kecepatan aliran uap 2–10 m/s yang dilakukan dalam keadaan steady dengan mengusulkan k-ε Realizable sebagai model viscous. Hasilnya, peningkatan temperatur operasi menyebabkan kenaikan temperatur permukaan, pressure drop, dan koefisien perpindahan panas. Nilai koefisien perpindahan panas meningkat dari 5,88–5,99 W/m².°C pada 115°C menjadi 6,67–6,74 W/m².°C pada 123°C. Dengan demikian, hasil investigasi numerik ini dapat digunakan sebagai pertimbangan awal dalam mengevaluasi desain dan kondisi operasi mesin retort, khususnya yang berkaitan dengan perpindahan panas dan distribusi temperatur. Namun, penerapannya untuk menilai efektivitas sterilisasi pangan masih memerlukan pengujian lanjutan yang mencakup temperatur produk, nilai sterilitas F₀, waktu proses, dan tingkat inaktivasi mikroorganisme.