Alifia Cahyaningtias
Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Universitas Tarumanagara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARAKTERISTIK PERJALANAN PENUMPANG LRT JABODEBEK RUTE HARJAMUKTI–DUKUH ATAS PADA PERIODE JAM SIBUK Alifia Cahyaningtias; Hokbyan R.S Angkat; Najid
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 9, Nomor 3, Agustus 2026
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v9i3.37349

Abstract

The Jabodebek LRT is a rail-based mass transit system that supports community mobility across Jakarta, Bogor, Depok, and Bekasi. The Harjamukti–Dukuh Atas route is a key corridor linking suburban residential areas with activity centers in Jakarta. This study aims to analyze the travel characteristics of Jabodebek LRT users on the Harjamukti–Dukuh Atas route during peak hours. A descriptive statistical method was applied using questionnaire data collected from 117 respondents. The results show that most respondents came from Ciracas District (33%) and Cimanggis District (32%). The majority used the LRT for work-related trips (65%), made round trips (100%), and traveled during both morning and evening peak hours (77%). Harjamukti Station was the main departure station (91%), while Dukuh Atas Station was the primary destination (95%). Online transportation was the most common mode for accessing the station and the main alternative mode besides the LRT. These findings indicate that the Jabodebek LRT functions as a commuter transport system that supports mobility between suburban areas and Jakarta’s activity centers. The study also contributes to Sustainable Development Goal (SDG) 11 by supporting the provision of safe, affordable, accessible, and sustainable transportation systems. Abstrak LRT Jabodebek merupakan sistem transportasi massal berbasis rel yang mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Rute Harjamukti–Dukuh Atas menjadi salah satu koridor utama yang menghubungkan kawasan permukiman di wilayah penyangga dengan pusat aktivitas di Jakarta. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik perjalanan pengguna LRT Jabodebek pada rute Harjamukti–Dukuh Atas selama jam sibuk. Metode yang digunakan adalah statistik deskriptif berdasarkan data kuesioner dari 117 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berasal dari Kecamatan Ciracas (33%) dan Kecamatan Cimanggis (32%). Mayoritas responden menggunakan LRT untuk keperluan bekerja (65%), melakukan perjalanan pulang-pergi (100%), serta bepergian pada jam sibuk pagi dan sore (77%). Stasiun Harjamukti merupakan stasiun keberangkatan utama (91%), sedangkan Stasiun Dukuh Atas menjadi tujuan utama (95%). Transportasi daring merupakan moda yang paling banyak digunakan untuk menuju stasiun sekaligus menjadi moda alternatif utama selain LRT. Temuan ini menunjukkan bahwa LRT Jabodebek berperan sebagai moda transportasi komuter yang mendukung mobilitas masyarakat dari kawasan penyangga menuju pusat aktivitas di Jakarta. Penelitian ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 11 melalui dukungan terhadap penyediaan sistem transportasi yang aman, terjangkau, mudah diakses, dan berkelanjutan.