Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Dampak Program Dana Desa dan Faktor yang Mempengaruhi Kemiskinan di Pulau Jawa Sukarno; Nur, Indrayansyah; Susilo, Budi
SUBSTANSI Vol 8 No 2 (2024): JURNAL SUBSTANSI
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35837/subs.v8i2.3080

Abstract

Abstact: Research objective: This research aims to analyze the factors that influence poverty on the island of Java, as well as formulate recommendations for programs and activities for the revitalization of the rural economy. Method: This research was conducted using the quantitative method through panel data regression analysis from secondary data. Research findings: The research finds that each of Village Funds, Provincial Minimum Wages, GRDP, and HDI has a significant influence on poverty in each province on the island of Java. The GRDP variable makes the greatest contribution to reducing poverty, but the Minimum Wage variable negatively affects poverty. Practical implication: The large GDP contribution shows that the results of development in the economic sector in sufficient and appropriate amounts are very important. Therefore, the government is expected to be able to encourage the realization of an increase in GRDP. Keywords: village program, poverty, GRDP     Abstrak: Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Pulau Jawa, serta merumuskan rekomendasi program dan kegiatan untuk revitalisasi perekonomian pedesaan. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif melalui analisis regresi data panel dari data sekunder. Temuan penelitian: Penelitian ini menemukan bahwa masing-masing Dana Desa, Upah Minimum Provinsi, PDRB, dan IPM berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan pada setiap provinsi di pulau Jawa. Variabel PDRB memberikan kontribusi paling besar dalam pengentasan kemiskinan, namun variabel Upah Minimum berpengaruh negatif terhadap kemiskinan. Implikasi praktis: Besarnya kontribusi PDB menunjukkan bahwa hasil pembangunan di bidang perekonomian dalam jumlah yang cukup dan tepat sangatlah penting. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan mampu mendorong realisasi peningkatan PDRB. Kata Kunci: program desa, kemiskinan, PDRB
ANALISIS PROGRAM BANTUAN PEMERINTAH TERHADAP KEMANDIRIAN PESANTREN DI JAKARTA Nur, Indrayansyah; Yasni, Raynal; Sopian, Sopian; Rakhman, Mukhammad Taufiqur
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7595

Abstract

Program Kemandirian Pesantren yang diinisiasi Kementerian Agama melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 749 Tahun 2021 bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi pesantren agar lebih optimal dalam menjalankan fungsi pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini mengevaluasi implementasi bantuan inkubasi bisnis pada 19 pesantren di Provinsi DKI Jakarta penerima dana tahun 2021–2022, serta menganalisis pengaruhnya terhadap kemandirian ekonomi, kewirausahaan santri, dan kontribusi sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan FGD. Data dianalisis untuk menilai hubungan pengelolaan unit usaha dengan tingkat kemandirian pesantren, partisipasi santri, serta dampaknya bagi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program inkubasi memperkuat unit usaha pesantren di bidang minimarket, laundry, kuliner, dan lembaga keuangan syariah. Keterlibatan santri meningkatkan keterampilan kewirausahaan meskipun belum merata, sementara dampak sosial terlihat positif namun terbatas. Analisis SWOT menyoroti kekuatan berupa loyalitas pengelola dan dukungan infrastruktur, kelemahan pada keterbatasan SDM, dana, serta manajemen, peluang melalui kolaborasi dan akses pasar eksternal, serta ancaman dari persaingan, kurangnya inovasi, dan keterlambatan pencairan dana. Kesimpulannya, program inkubasi bisnis efektif meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren, menumbuhkan jiwa kewirausahaan santri, dan mendukung pemberdayaan masyarakat