Soil gradation characteristics influence water flow and the mechanical behavior of granular materials. In coarse-grained soils, particle size distribution affects pore structure, thereby influencing the coefficient of permeability and the internal friction angle (φ). This study aims to analyze the effect of sand–gravel mixture gradation on the coefficient of permeability and its relationship with the internal friction angle. Laboratory testing included sieve analysis, specific gravity, constant head permeability, and direct shear tests on various sand–gravel mixture proportions. The gradation parameters analyzed were D10, D30, D60, the coefficient of uniformity (Cu), and the coefficient of curvature (Cc). The results show that variations in mixture gradation significantly affect both permeability and the internal friction angle. Mixtures with a higher proportion of coarse particles exhibited higher permeability and greater internal friction angles than mixtures containing more fine particles. The findings also indicate a relationship between gradation characteristics, permeability, and the internal friction angle, providing valuable information for evaluating the hydraulic and mechanical behavior of granular materials. This study supports Sustainable Development Goal (SDG) 9, Industry, Innovation and Infrastructure, by providing scientific insights for sustainable geotechnical infrastructure development. Abstrak Karakteristik gradasi tanah berpengaruh terhadap kemampuan tanah dalam meloloskan air dan tingkat kepadatannya. Pada material berbutir kasar, distribusi ukuran butir menentukan susunan pori yang terbentuk sehingga memengaruhi nilai koefisien permeabilitas dan parameter geoteknik lainnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakteristik gradasi campuran pasir-kerikil terhadap nilai koefisien permeabilitas serta mengkaji hubungannya dengan nilai sudut geser dalam (φ). Penelitian dilakukan melalui pengujian analisis saringan untuk memperoleh distribusi ukuran butir, pengujian specific gravity untuk menentukan sifat fisik material, dan pengujian constant head permeability untuk memperoleh nilai koefisien permeabilitas pada beberapa variasi campuran pasir dan kerikil. Parameter gradasi yang dianalisis meliputi D10, D30, D60, koefisien keseragaman (Cu), dan koefisien kelengkungan (Cc). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan komposisi campuran menghasilkan variasi karakteristik gradasi yang memengaruhi nilai koefisien permeabilitas. Campuran dengan proporsi butiran kasar yang lebih tinggi cenderung memiliki permeabilitas yang lebih besar dibandingkan campuran yang didominasi butiran halus. Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya hubungan antara karakteristik gradasi, nilai permeabilitas, dan nilai sudut geser dalam (φ) yang dapat digunakan sebagai dasar evaluasi material granular pada pekerjaan geoteknik. Penelitian ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goal 9, melalui pengembangan pemahaman mengenai karakteristik dapat menjadi dasar dalam perencanaan dan pembangunan infrastruktur geoteknik yang lebih andal, efisien, dan berkelanjutan.