Siti Nur Rahmah Hastuti
Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KESADARAN SOSIAL DAN RELASI KEKUASAAN DALAM NOVEL ANAK SEMUA BANGSA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER: KAJIAN NEW HISTORICISM Siti Nur Rahmah Hastuti; Andi Karman; Aslan Abidin
Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics Vol 6, No 1 (2026): Wahana Literasi: Journal of Language, Literature, and Linguistics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/wl.v6i1.85445

Abstract

Novel Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer merupakan bagian kedua dari tetralogi Buru yang menggambarkan kehidupan masyarakat pribumi pada masa kolonial Belanda. Karya ini tidak hanya menyajikan cerita fiksi, tetapi juga memperlihatkan realitas sosial dan relasi kekuasaan yang terjadi pada masa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesadaran sosial dan relasi kekuasaan yang muncul dalam novel melalui pendekatan New Historicism. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis teks. Data penelitian diambil dari novel Anak Semua Bangsa terbitan Hasta Mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan kesadaran tokoh utama, Minke, dipicu oleh peristiwa traumatis dan pengamatan kritis terhadap diskriminasi kolonial. Relasi kekuasaan ditemukan tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga melalui kontrol ruang gerak, bahasa metaforis, dan normalisasi penindasan yang membatasi hak dasar masyarakat pribumi. Kesadaran akan ideologi dan prinsip menjadi titik awal munculnya perlawanan terhadap dominasi kolonial dalam narasi tersebut Kata kunci: New Historicism, relasi kekuasaan, kesadaran sosial, sastra Indonesia