Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN REKONSTRUKSI KURIKULUM MUATAN LOKAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL BAGI GURU SD DI KECAMATAN RIUNG BARAT Yohanes Vianey Sayangan; Mariana Trisanti; Maria Emirensiana Bupu; Emiliana Contesa Bhala
Jurnal Citra Multidisiplin Vol. 1 No. 8 (2026): Jurnal Citra Multidisiplin (Agustus)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcm.v1i8.7360

Abstract

Kurikulum Muatan Lokal (Mulok) di Sekolah Dasar memiliki peranan strategis dalam menjembatani standar pendidikan nasional dengan kearifan lokal peserta didik. Namun, pelaksanaan pembelajaran Muatan Lokal di SD Kecamatan Riung Barat masih menghadapi berbagai permasalahan, antara lain struktur kurikulum yang stagnan, minimnya perangkat ajar operasional, serta terbatasnya kapasitas guru dalam mentransformasikan indigenous knowledge ke dalam kurikulum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan Kurikulum Mulok berbasis kearifan lokal melalui pelatihan dan pendampingan bagi guru SD di Kecamatan Riung Barat. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi empat tahapan, yaitu diagnosing and planning, acting/intervention, observing and mentoring, serta reflecting and evaluating. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan metodologis guru dalam merekonstruksi Kurikulum Mulok dengan nilai N-Gain sebesar 0,69 yang termasuk kategori sedang. Kegiatan ini juga menghasilkan Dokumen Kurikulum Muatan Lokal SD Kecamatan Riung Barat serta perangkat ajar berupa Modul Ajar dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis tradisi lisan Nenge Nage, termasuk ungkapan filosofis “lako le le roang ili mai”. Produk yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan sebesar 88,5% dan termasuk kategori sangat layak untuk diuji dan diimplementasikan pada tahap selanjutnya. Pelatihan dan pendampingan berbasis PAR menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam merekonstruksi Kurikulum Mulok yang kontekstual dan berakar pada kearifan lokal.