p-Index From 2021 - 2026
9.081
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika ejurnal imedtech Jurnal Pendidikan Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Riset Pendidikan Dasar JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI International Journal of Elementary Education JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) JURNAL PENDIDIKAN MIPA Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) JURNAL PENDIDIKAN DASAR FLOBAMORATA Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Citra Pendidikan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Abdimas Indonesian Journal Polinomial : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Citra Pendidikan Anak Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Action Research Journal Indonesia (ARJI) Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Jurnal Citra Pendidikan Anak Journal of Innovative and Creativity Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JURNAL FLOBAMORATA MENGABDI Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin dan Pengabdian Kepada Masyarakat PUDAK: Local Wisdom Community Journal Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Jurnal Citra Pendidikan Anak Jurnal Citra Kuliah Kerja Nyata Jurnal Citra Pendidikan
Claim Missing Document
Check
Articles

PENDIDIK SEBAGAI DESAINER STRATEGI INSTRUKSIONAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Yohanes Vianey Sayangan
JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar) Vol. 1 No. 2 (2017): JIPD (Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar)
Publisher : PGSD UNIKA SANTU PAULUS RUTENG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pendidik Sebagai Desainer Strategi Instruksional Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekolah Dasar. Penelitian ini dirancang dengan tujuan untuk menemukan dua masalah besar yaitu persoalan ketiakmampuan para guru untuk menjadi disainer strategi instuksional, dan bagaimana mencari cara untuk meningkatkan kompetensi para guru agar dapat menjadi perancang strategi pembelajaran secara handal sehingga mampu meningkatakan kualitas pembelajaran. Adapun tujuan dari penelitian inia adalah untuk menganalisis persoalan ketiakmampuan para guru untuk menjadi disainer strategi instuksional dan menemukan cara yang tepat untuk meningkatkan kompetensi para guru agar dapat menjadi perancang strategi pembelajaran secara handal sehingga mampu meningkatakan kualitas pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaitaf dengan menggulirkan triangulasi data.Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak dari kondisi social dan budaya masyarakat yanag statis terhadap perubahan turut mempengarauhi kinerja guru.Factor motivais yang rendah, dan keterbatasan sumber pengetahuan juga mempengaruhi kemampuan guru untuk menjaadi desainer strategi insntruksional.Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa untuk dapat meningkatkan kualifikasi guru berkaitan dengan menjadi seorang desainer strategi instruksional maka yang perlu dilakukan adalah melakukan pendidikan dan pelatihan tentang mendesain strategi instruksional, serta mempraktekan merancang strategi instruksional di sekolah oleh para guru.
Pengembangan Model Pelatihan Moral Politik Bagi Ormas PMKRI dengan Pendekatan Deduktif Berbasisikan Refleksi Yohanes Vianey Sayangan
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol 17 No 1 (2015): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.375 KB) | DOI: 10.21009/jtp.v17i1.5391

Abstract

This Research and Development study designed to develop the suitable model for moral political training for students who join the PMKRI mass organization. In addition, use the combination of MPI Model and Gibs’ Re ection Model. The development stages of this research requires steps of system approach models of educational Research and Development. The formative evaluation activities put emphasis on the re ective approach designed in the training strategy and developed in the training material. In the end, this sort of material plays as the nal result of the model. Result, leads to the imperative categories for the PMKRI university students, developed a knowing, perceiving, and undertaking the essential moral political values.
PERAN PENDIDIK SEBAGAI DESAINER STRATEGI INSTRUKSIONAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SD Yohanes Vianey Sayangan
JRPD (Jurnal Riset Pendidikan Dasar) Vol 1, No 2: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jrpd.v1i2.1569

Abstract

Penelitian ini dirancang dengan tujuan untuk menemukan dua masalah besar yaitu persoalan ketiakmampuan para guru untuk menjadi disainer strategi instuksional, dan bagaimana mencari cara untuk meningkatkan kompetensi para guru agar dapat menjadi perancang strategi pembelajaran secara handal sehingga mampu meningkatakan kualitas pembelajaran. Adapun tujuan dari penelitian inia adalah untuk menganalisis persoalan ketiakmampuan para guru untuk menjadi disainer strategi instuksional dan menemukan cara yang tepat untuk meningkatkan kompetensi para guru agar dapat menjadi perancang strategi pembelajaran secara handal sehingga mampu meningkatakan kualitas pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaitaf dengan menggulirkan triangulasi data.Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak dari kondisi social dan budaya masyarakat yanag statis terhadap perubahan turut mempengarauhi kinerja guru.Factor motivais yang rendah, dan keterbatasan sumber pengetahuan juga mempengaruhi kemampuan guru untuk menjaadi desainer strategi insntruksional.Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa untuk dapat meningkatkan kualifikasi guru berkaitan dengan menjadi seorang desainer strategi instruksional maka yang perlu dilakukan adalah melakukan pendidikan dan pelatihan tentang mendesain strategi instruksional, serta mempraktekan merancang strategi instruksional di sekolah oleh para guru.
TREND TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR DI GUGUS R RIUNG BARAT Yohanes Vianey Sayangan
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 10, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v10i1.751

Abstract

AbstrakPenelitian ini dirancang dengan tujuan untuk menemukan cara Bagaimana pemblajaran di Sekolah Dasar dapat menerapakan peggunaan TIK secara berdaya guna.. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk menganalisis cara  penerapan TIK di beberapa SD yang berada dalam Gugugs 2 Riung Barat dari aspek SWOT dalam proses pembelajaran yang berbasis TIK. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaitaf dengan menggulirkan triangulasi data. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sekolah-sekolah Dasar se gugus 2 Kecamatan Ruing Barat merupakan daerah yang belum sepenuhnya disentuh pengaruh TIK untuk mendukung kegiatan dan proses pembelajaran. Masalah infrastruktur seperti listrik, telepon, internet menjadi kendala terbesar. Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama.   Kata Kunci: teknologi, komunikasi, informasi, pembelajaran, SWOT Abstract : This Research is designed to find how way the instructional can bi implemented in the school useful. The goals of this research is to analysis the way to using ICT for several elementary schools in Riung Barat Regency by SWOT analysis. Research metohod is qualitative approach. Data was collect with observation and interview by triangulation tekniques. Researche results indicates that several elementary schools located in Riung Barat Regency is rural development that signed by not yet effect and influence  of ICT development in the process of instructional for education. In fact, problem appear because  limitation of infrascructure like as  lack of telephone, internet, electricity. Instructional process can create instructional practice for sincronous that students or teacher not ought to present in same location. Keywords: technology, communication, information, instructional,SWOT
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA CUACA UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Imakulata Maria Neko; Maria Desidaria Noge; Yohanes Vianey Sayangan
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada pada tema cuaca untuk siswa kelas 3 sekolah dasar. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 3 sebagai ahli konten/materi yang diambil dari guru SDI Loboleke, dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli Bahasa Indonesia dan ahli desain prodak buku yang dikembangkan, seorang tokoh penulis buku Bahasa daerah Bajawa sebagai ahli Bahasa daerah. Bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari atas lima Langkah, yaitu : (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,7 (2) Uji coba ahli Bahasa Indonesia ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,7 (3) Uji coba ahli Bahasa daerah ada pada kategori “baik” dengan nilai rata-rata 3,4 (4) Uji coba ahli Bahasa inggris ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,6. (5) Uji coba ahli desain produk ada pada kategori “ baik” dengan nilai rata-rata 3,3. (6) Uji coba kelayakan penggunaan ada pada kategori “Baik” dengan nilai rata-rata 3,8.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL PADA TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V SEKOLAH DASAR. Maria Dolorosa Kigo; Yohanes Vianey Sayangan; Maria Desidaria Noge
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran berbasis audio visual pada tema lingkungan sahabat kita pembelajaran tematik yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas V Sekolah Dasar, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual pada tema lingkungan sahabat kita pembelajaran tematik kelas V Sekolah Dasar. Media pembelajaran berbasis audio visual ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual dengan kelayakan berdasarkan hasil uji ahli materi pembelajaran diperoleh hasil dengan presentase 91% dengan kualifikasi “Sangat Valid”, penilaian dari ahli media pembelajaran memperoleh presentase 82,22% dengan kualifikasi ”Valid”, penilaian dari ahli desain pembelajaran memperoleh presentase 80% dengan kualifikasi “Valid”, dan penilaian pada uji coba siswa sebagai calon pengguna produk memperoleh presentase 90,4% dengan kualifikasi ”Sangat Valid”. Berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis audio visual pada tema lingkungan sahabat kita pembelajaran tematik yang telah dikembangkan ini layak digunakan oleh siswa kelas V SD.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA CUACA UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Imakulata Maria Neko; Maria Desidaria Noge; Yohanes Vianey Sayangan
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada pada tema cuaca untuk siswa kelas 3 sekolah dasar. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 3 sebagai ahli konten/materi yang diambil dari guru SDI Loboleke, dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli Bahasa Indonesia dan ahli desain prodak buku yang dikembangkan, seorang tokoh penulis buku Bahasa daerah Bajawa sebagai ahli Bahasa daerah. Bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari atas lima Langkah, yaitu : (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,7 (2) Uji coba ahli Bahasa Indonesia ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,7 (3) Uji coba ahli Bahasa daerah ada pada kategori “baik” dengan nilai rata-rata 3,4 (4) Uji coba ahli Bahasa inggris ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,6. (5) Uji coba ahli desain produk ada pada kategori “ baik” dengan nilai rata-rata 3,3. (6) Uji coba kelayakan penggunaan ada pada kategori “Baik” dengan nilai rata-rata 3,8.
Guru Sebagai Desainer Strategi Instruksional dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Sekilah Dasar Yohanes Vianey Sayangan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.247 KB)

Abstract

Penelitian ini dirancang dengan tujuan untuk menemukan dua masalah besar yaitu persoalan ketiakmampuan para guru untuk menjadi disainer strategi instuksional, dan bagaimana mencari cara untuk meningkatkan kompetensi para guru agar dapat menjadi perancang strategi pembelajaran secara handal sehingga mampu meningkatakan kualitas pembelajaran. Adapun tujuan dari penelitian inia adalah untuk menganalisis persoalan ketiakmampuan para guru untuk menjadi disainer strategi instuksional dan menemukan cara yang tepat untuk meningkatkan kompetensi para guru agar dapat menjadi perancang strategi pembelajaran secara handal sehingga mampu meningkatakan kualitas pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaitaf dengan menggulirkan triangulasi data. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak dari kondisi social dan budaya masyarakat yanag statis terhadap perubahan turut mempengarauhi kinerja guru. Factor motivais yang rendah, dan keterbatasan sumber pengetahuan juga mempengaruhi kemampuan guru untuk menjaadi desainer strategi insntruksional. Akhirnya, dapat disimpulkan bahwa untuk dapat meningkatkan kualifikasi guru berkaitan dengan menjadi seorang desainer strategi instruksional maka yang perlu dilakukan adalah melakukan pendidikan dan pelatihan tentang mendesain strategi instruksional, serta mempraktekan merancang strategi instruksional di sekolah oleh para guru.
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS BAHASA IBU PADA ASPEK BACA TULIS UNTUK SISWA KELAS ISEKOLAH DASAR Maria Anjelina Ary; Ermelinda Yosefa Awe; Yohanes Vianey Sayangan
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan lembar kerja siswa berbasis bahasa ibu, (2) mengetahui uji kelayakan produk pengembangan lembar kerja siswa berbasis bahasa ibu pada aspek baca tulis untuk siswa kelas I Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang lakukan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas I sekolah dasar Nageoga secara perorangan dengan berjumlah 4-5 orang. Sedangkan objek yang diteliti adalah bahasa ibu etnis Nagekeo. Pengembangan lembar kerja siswa sebagai bahan ajar ini dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas lima langkah yaitu: (1) Analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation,(5) evaluation. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa angket. Hasil penelitian pengembangan lembar kerja siswa sebagai berikut. (1) Uji coba ahli materi ada pada kategori layak dengan nilai rata-rata 83,33%, (2) Uji coba ahli bahasa Indonesia ada pada kategori sangat layak dengan nilai rata-rata 93,33%, (3) Uji coba ahli bahasa daerah ada pada kategori layak dengan nilai rata-rata 83,33%, (4) Uji coba ahli desain ada pada kategori layak dengan nilai rata-rata 83,63%, (5) Uji coba ahli media ada pada kategori layak dengan nilai rata-rata 84,28%, dan (6) Uji coba siswa sebagai pengguna produk ada pada kategori sangat layak dengan nilai rata-rata 93,84,%. Dengan demikian, pengembangan lembar kerja siswa berbasis bahasa ibu pada aspek baca tulis untuk siswa kelas I sekolah dasar ini layak dan siap digunakan.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS BUDAYA NGADA TEMA PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP SISWA SD Wilhelmina Dhone; Yohanes Vianey Sayangan; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada pada tema pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.(2) mengetahui kulitas hasil hasil uji coba pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada pada pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup untuk siswa sekolah dasar kelas III. Subjek uji coba siswa sebagai pengguna prodak. Bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal Ngada ini dikembangakan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas lima langkah,yaitu: (1) analyze, (2) design,(3) development, (4) implementation, dan (5) evalation. Hasil uji coba produk pada penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) hasil uji coba mendapat nilai (4,6) dan ada pada kategori sangat baik, (2) hasil uji coba mendapat nilai (4,2) dan ada pada kategori sangat baik, (3) hasil uji coba mendapat nilai (3,4) dan ada pada kategori baik,(4) hasil uji coba mendapat nilai (4,0) dan ada pada kategori baik, (5) hasil uji coba mendapat nilai (3,4) dan ada pada kategori baik serta hasil uji coba pada pengguna prodak mendapat nilai (5,1), (4,1), (4), (4), (5,1) dan ada pada kategori sangat baik dan baik. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar multilingual yang telah dikembangkan ini layak digunakan.
Co-Authors Amu, Yuliana Apriani Itu Andi Nafsia Ary, Maria Anjelina Awe, Ermelinda Yosefa Beku, Veronika Yuliana Bidi, Maria Fransiska Bupu, Antonia Demu, Maria Antonilda Dese, Lusia Odilia Dhiu, Anastasia Maria Dhiu, Maria Isabela Dhone, Wilhelmina Dimas Qondias Doi, Hildagardis Dopo, Ferdinandus Bate Dopo, Florentianus Efrida Ita Elisabeth Tantiana Ngura Fachry Abda El Rahman Falnita, Antonia Fransiskus. A Tini Gowe, Marselina Bebhe Gulo, Oktaviani Hari, Christina Lusiana Imakulata Maria Neko Itu, Bergita Itu, Maria Alexandria Jaun, Helena Etriana Jodho, Maria Nio Kaka, Yakub Lere Karmelia Rosfinda Meo Maku Karot, Maria Derviana Kedhi, Maria Anjelina Kigo, Maria Dolorosa Kila Keli, Yohanes Oskarito Konstantinus Dua Dhiu, Konstantinus Dua Kua, Maria Yuliana Laba Laksana, Dek Ngurah Laksana, Dek Ngurah Laba Leonardus Lobo Lodo, Maria Liu Lodo, Noni Stephana Ariany Longa, Getrudis Lulu, Maria Julita Marawali, Yulita Rosari D Maria Alfonsa Kero Maria Anjelina Ary Maria Anjelina Oli Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Dionesia Meo Maria Dolorosa Kigo Maria Editha Bela Maria Emirentiana Tawa Maria Familiana Senda Maria Fransiska Watu Maria Ines Teresa Pare Maria Magdalena Dhera Maria Oktaviani Pio Maria Patrisia Wau Martir, Luxcya Mawa, Hendriana Audogsia Meka, Marsianus Meliana Yosefa Manggus Melkior Wewe Mengu, Maria Oktaviana Meo, Virginia Moi, Emerensiana Firman Natalia Rosalina Rawa Ndao, Cicilia Narcia Nenu, Maria Agnes Roswita Ngadha, Christina Ngoel, Maria Klaudia Noo, Maria Nou, Kresensiana Nurtiana Enem Odje, Maria Stefania Oli, Maria Anjelina Ondo, Amalia Sarianti Owa, Yosefa Kafasin Pantaleon, Kristianus Viktor Pare, Maria Ines Teresa Pelipus Wungo Kaka Pio, Maria Oktaviani Raga, Bergita Raga, Maria Yosefina Resi, Wilhelmina Sae, Floranida Nari Sau, Anjelina So'o, Maria Angelina Soro, Viorentina Meo Suri, Firgina Rosadelima Rua Ta'i, Yasinta Tali Wangge, Maria Carmelita Te'a, Yolenta Varista Tegu, Sebastiana Irmansari Nio Tini, Fransiskus. A Tonda, Fransiskus Tuga, Maria Una, Yosefani Veronika Yuliana Beku Viorentina Meo Soro Wae, Anastasia Watu, Maria Fransiska Wau, Maria Patrisia Wewe, Melkior Wilhelmina Dhone Wilibaldus Bhoke Wungo Kaka, Pelipus Yakub Lere Kaka Yanuarius Sebastianus Lobo Yasinta Maria Fono Yohana Aurelia Nay Yohana Rasdiyanti Yolenta Varista Te'a Yosefani Una YOSEFINA UGE LAWE .