Devi Alfiliaeni
Universitas Muhammadiyah Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS NARASI MELALUI TEKA-TEKI SILANG Devi Alfiliaeni; Dalman Dalman; Rona Romadhianti
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 3 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i3.%p

Abstract

Keterampilan membaca pemahaman di Indonesia menghadapi krisis yang amat krusial sebagaimana ditunjukkan oleh rendahnya capaian PISA dan hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk menguji, menganalisis, serta mendeskripsikan secara komprehensif peningkatan proses dan hasil belajar membaca pemahaman teks narasi melalui penerapan pembelajaran berbasis Teka-Teki Silang (TTS) terstruktur. Penelitian ini melibatkan 28 siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Bandar Lampung sebagai subjek penelitian. Desain tindakan dilaksanakan dalam dua siklus yang mengacu pada model Kemmis McTaggart (Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi). Data kuantitatif dan kualitatif dikumpulkan melalui serangkaian instrumen yang teruji validitas dan reliabilitasnya, meliputi Alat Penilaian Kinerja Guru (APKG 1 dan APKG 2), tes membaca pemahaman (pre-test dan post-test), lembar observasi aktivitas belajar siswa, wawancara mendalam, serta catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kualitas proses dan hasil belajar. Nilai rata-rata tes membaca pemahaman siswa meningkat secara gradual dari 68,50 pada prasiklus menjadi 76,20 pada Siklus I, dan mencapai 85,40 pada Siklus II. Capaian Normalized Gain (N-gain) klasikal berada pada angka 0,54 (kategori sedang/efektif), sedangkan persentase ketuntasan belajar klasikal melonjak dari 50,00% (prasiklus) menjadi 71,43% (Siklus I) dan 89,29% (Siklus II). Analisis besaran dampak menggunakan rumus Cohen’s d menghasilkan nilai E?ect Size sebesar 1,82 (kategori sangat tinggi). Keterlaksanaan kinerja pedagogis guru mencapai 92,64% pada Siklus II. Secara kognitif, media TTS terbukti berfungsi sebagai instrumen sca?olding visual konstruktif yang mampu memecah kompleksitas teks narasi, mereduksi beban kognitif berlebih, serta menstimulasi ekstraksi makna tersirat secara kritis. Dengan demikian, gamifikasi berbasis TTS terstruktur sangat efektif direkomendasikan sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran literasi membaca di jenjang sekolah menengah.