Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Internalisasi Pendidikan Karakter Bagi Siswa Melalui Literasi Sastra (“Kumpulan Cerpen Parmin”) Karya Jujur Prananto Sri Widayati; Sumarno; Dalman Dalman
Edukasi Lingua Sastra Vol 20 No 1 (2022): Edukasi Lingua Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/elsa.v20i1.497

Abstract

The problem which is discussed in this research is the internalization of character education for students through literary literacy (Parmin’s Short story compilation) by Jujur Prananto. Therefore, the purpose of this research is to internalize the character education for students through literary literacy literacy (Parmin’s Short story compilation) by Jujur Prananto. Descriptive qualitative is used as a method in this research. The result showed that Parmin’s short story compilation can be used as one of discourse to internalize excellent character values for students.
Analisis Nilai-Nilai Moral Pada Film Unbaedah Sebagai Alternatif Bahan Ajar Di Sekolah Laela Wulandari; Dalman Dalman; Idawati Idawati; Rona Romadhianti
Jurnal Pembahsi (Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia) Vol. 13 No. 2 (2023): Pembahsi (Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/pembahsi.v13i2.12837

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang sebuah karya sastra film berjudul Unbaedah yang disutradarai oleh Iqbal Ariefurrahman. Film ini menceritakan tentang kebiasaan tamak seorang ibu bernama Baedah yang suka mengambil jatah lebih dari satu sehingga membuat ibu-ibu lainnya geram dengan perbuatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pesan moral yang ada dalam film Unbaedah dan keterkaitannya sebagai alternatif bahan ajar. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catat. Peneliti menonton tayangan film, menganalisis, dan mencatat segala hal yang berhubungan dengan tujuan penelitian. Sumber data yang digunakan berasal dari tayangan youtube film Unbaedah. Bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai moral yang terkandung dalam film Unbaedah dan kelayakannya sebagai alternatif bahan ajar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah film Unbaedah mengandung nilai-nilai moral yang terdiri dari tiga bagian, yaitu hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan diri sendiri, dan hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkungan sosial. Wujud nilai moral yang menghubungkan antara manusia dengan Tuhan pada film Unbaedah meliputi: Ikhlas, Iman, Takwa, dan Berdoa. Wujud nilai moral yang berhubungan dengan diri sendiri meliputi: Jujur, Tanggung Jawab, dan Mengakui Kesalahan. Wujud nilai moral yang berhubungan dengan manusia lain dalam lingkungan sosial meliputi: Sopan Santun, Peduli, Tolong Menolong dan Ramah. Adapun kelayakannya sebagai alternatif bahan ajar di SMP sesuai dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.12 menelaah struktur dan kebahasaan teks ulasan (film, cerpen, puisi, novel dan karya seni daerah) yang diperdengarkan dan dibaca. Kompetensi dasar ini bertujuan setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik dapat menjelaskan struktur, menentukan keunggulan dan kelemahan teks ulasan berdasarkan isinya, serta mampu bekerjasama dengan menyajikan dan menampilkan teks ulasan berdasarkan video yang ditayangkan dengan tepat dan penuh percaya diri. Kandungan pesan ditunjukkan oleh karakter-karakter dalam film Unbaedah dengan menampilkan pesan moral yang dapat diambil hikmahnya dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta dapat dijadikan sebagai alternatif bahan ajar. Kata Kunci: Nilai moral, film Unbaedah, alternatif bahan ajar.
Optimalisasi Pemberdayaan Santri dalam Inovasi Pembelajaran dan Kegiatan Ekstrakurikuler di Pondok Pesantren Gontor 7 Lampung Dalman Dalman; Ahmad Syifa Ainul Rahman; M. Rapuja Akbar
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 10 No 2 (2026): Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v10i2.28372

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Gontor 7 Lampung bertujuan meningkatkan kapasitas santri melalui inovasi pembelajaran, penguatan organisasi, literasi, dan kepedulian lingkungan. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan santri, pengurus, dan pendidik melalui tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Sepuluh kegiatan utama meliputi sosialisasi dunia kampus, kampanye anti-korupsi, majalah dinding, gerakan kebersihan, tadarus keliling, doa harian, kultum singkat, literasi menulis surat, latihan pidato Islami, dan pembuatan tempat sampah mini. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri tentang pendidikan tinggi dan beasiswa, tumbuhnya kesadaran integritas, berkembangnya budaya literasi, serta keterampilan komunikasi dan kepemimpinan. Selain itu, kegiatan kebersihan dan daur ulang sampah juga menumbuhkan sikap peduli lingkungan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini terbukti efektif dalam memberdayakan santri, memperkuat budaya belajar, dan mengintegrasikan aspek akademik, spiritual, serta sosial. Pesantren dapat menjadi laboratorium sosial yang strategis dalam membentuk generasi berkarakter, berdaya saing, dan berintegritas.
The Relationship of Teacher Perceptions of Educational Standards and Madrasah Head Leadership Style in Improving Teacher Performance Ahmad Muhid; Dalman Dalman; Adam Hafidz Al Fajar; Yuni Lasma; Bima Fandi Asy'arie
Sustainable Vol. 7 No. 2 (2024): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v7i2.4967

Abstract

This research aims to discover: (1) The influence of teacher perceptions about educational standards on teacher performance. (2) The principal's leadership style influences teacher performance. (3) The influence of teachers and the principal's leadership style on teacher performance. This research focuses on Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) in West Tulang Bawang Regency, Lampung. This research method includes correlational/associative with a quantitative approach. Data collection techniques are carried out through observation, questionnaires and documentation. First, the regression analysis calculated t value reached 2.594, exceeding the t table value of 0.320 with a significance of 0.014, lower than 0.05. In addition, the teacher's perception of educational standards (R Square) is 0.157, showing that the principal's leadership can explainaround 15.7% of teacher performance. Second, the regression analysis calculated t value for teacher perceptions reached 3.583, exceeding the t table value of 0.320, with a significance value of 0.001 which is less than 0.05. Third, the magnitude of the influence of teacher perceptions on educational standards is (R Square) 0.263, which indicates that around 26.3% of teacher performance can be explained by teacher professionalism. Third, with the calculated F regression results of 9.437, greater than the value of 3.27, with a significance value of 0.001, less than 0.05. In addition, the influence of teachers' perceptions of educational standards and principals' leadership styles (R Square) of 0.350 indicates around 35% of variation in teacher performance.
Peningkatan Kemampuan Membaca Kritis melalui Pembelajaran Berbasis Teks Argumentatif pada Siswa Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Guppi Reina Tri Deswita; Dalman Dalman; Edo Frandika
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 3 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i3.%p

Abstract

Kemampuan membaca kritis siswa kelas VII MTs GUPPI Natar belum berkembang secara optimal, terutama dalam membedakan fakta dan opini, mengevaluasi bukti, serta menarik simpulan secara logis. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca kritis dan keterlibatan siswa melalui pembelajaran berbasis teks argumentatif. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tahap prasiklus, Siklus I, dan Siklus II. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa. Data dikumpulkan melalui tes membaca kritis, observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata meningkat dari 62,3 pada prasiklus menjadi 71,1 pada Siklus I dan 82,4 pada Siklus II. Persentase siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran meningkat dari 37,5% menjadi 65,6% dan 84,4%. Keaktifan siswa juga meningkat dari 46,9% menjadi 68,8% dan 87,5%. Peningkatan terjadi pada seluruh indikator membaca kritis. Dengan demikian, pembelajaran berbasis teks argumentatif dapat meningkatkan kemampuan membaca kritis sekaligus mendorong partisipasi siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN DIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PADA SISWA indira Anastasya; Dalman Dalman; Rona Romadhianti
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 3 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i3.%p

Abstract

Penelitian tindakan kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran diferensiasi pada aspek proses dan produk serta menganalisis peningkatan keterampilan menulis teks prosedur siswa kelas VII MTsN 1 Kotabumi. Penelitian dilatarbelakangi oleh pembelajaran menulis yang masih menggunakan pendekatan seragam tanpa pemetaan modalitas belajar siswa, sehingga belum mampu mengakomodasi keragaman karakteristik belajar dan mengurangi kecemasan menulis. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi writing frame berbasis media audio-visual dengan diferensiasi produk berupa infografis digital, skrip podcast, dan video demonstrasi yang diadaptasi dari model pembelajaran diferensiasi Tomlinson. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 30 siswa. Data dikumpulkan melalui tes menulis teks prosedur, observasi aktivitas siswa, APKG 1 dan APKG 2, serta catatan lapangan, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan menulis yang ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 60,91 pada prasiklus menjadi 74,16 pada Siklus I dan 85,78 pada Siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 0% menjadi 46,67% pada Siklus I dan mencapai 100% pada Siklus II. Peningkatan tersebut didukung oleh aktivitas belajar siswa sebesar 88,67% (kategori sangat baik) dan kompetensi pedagogis guru dengan skor APKG 2 sebesar 94,50. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi asesmen diagnostik nonkognitif dan diferensiasi produk multimodal efektif meningkatkan keterampilan menulis teks prosedur sekaligus mewujudkan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan belajar siswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS NARASI MELALUI TEKA-TEKI SILANG Devi Alfiliaeni; Dalman Dalman; Rona Romadhianti
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 3 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i3.%p

Abstract

Keterampilan membaca pemahaman di Indonesia menghadapi krisis yang amat krusial sebagaimana ditunjukkan oleh rendahnya capaian PISA dan hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk menguji, menganalisis, serta mendeskripsikan secara komprehensif peningkatan proses dan hasil belajar membaca pemahaman teks narasi melalui penerapan pembelajaran berbasis Teka-Teki Silang (TTS) terstruktur. Penelitian ini melibatkan 28 siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 2 Bandar Lampung sebagai subjek penelitian. Desain tindakan dilaksanakan dalam dua siklus yang mengacu pada model Kemmis McTaggart (Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan Refleksi). Data kuantitatif dan kualitatif dikumpulkan melalui serangkaian instrumen yang teruji validitas dan reliabilitasnya, meliputi Alat Penilaian Kinerja Guru (APKG 1 dan APKG 2), tes membaca pemahaman (pre-test dan post-test), lembar observasi aktivitas belajar siswa, wawancara mendalam, serta catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kualitas proses dan hasil belajar. Nilai rata-rata tes membaca pemahaman siswa meningkat secara gradual dari 68,50 pada prasiklus menjadi 76,20 pada Siklus I, dan mencapai 85,40 pada Siklus II. Capaian Normalized Gain (N-gain) klasikal berada pada angka 0,54 (kategori sedang/efektif), sedangkan persentase ketuntasan belajar klasikal melonjak dari 50,00% (prasiklus) menjadi 71,43% (Siklus I) dan 89,29% (Siklus II). Analisis besaran dampak menggunakan rumus Cohen’s d menghasilkan nilai E?ect Size sebesar 1,82 (kategori sangat tinggi). Keterlaksanaan kinerja pedagogis guru mencapai 92,64% pada Siklus II. Secara kognitif, media TTS terbukti berfungsi sebagai instrumen sca?olding visual konstruktif yang mampu memecah kompleksitas teks narasi, mereduksi beban kognitif berlebih, serta menstimulasi ekstraksi makna tersirat secara kritis. Dengan demikian, gamifikasi berbasis TTS terstruktur sangat efektif direkomendasikan sebagai strategi inovatif dalam pembelajaran literasi membaca di jenjang sekolah menengah.
Penerapan Metode Cerita Berantai untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Teks Berita Farah Miftahul Aulia; Dalman Dalman; Salamah Salamah
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 3 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i3.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode cerita berantai serta peningkatan keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran teks berita. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas VII MTs Muhammadiyah 1 Natar. Data dikumpulkan melalui observasi, tes lisan, wawancara, dan dokumentasi. Penilaian keterampilan berbicara mencakup ketepatan isi, ekspresi, pelafalan, intonasi, dan kelancaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa meningkat dari 64,1 pada prasiklus menjadi 73,7 pada siklus I dan 82,3 pada siklus II. Ketuntasan klasikal juga meningkat dari 28,57% pada prasiklus menjadi 61,90% pada siklus I dan 85,71% pada siklus II. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan berbicara secara bergiliran membantu siswa menyampaikan informasi berita secara lebih runtut, aktif, dan percaya diri. Dengan demikian, metode cerita berantai dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa dalam pembelajaran teks berita.
NILAI HUMANISTIK DALAM FILM “AIR MATA DI UJUNG SAJADAH” SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN TEKS DRAMA DI SEKOLAH Chintia Monica; Dalman Dalman; Edo Frandika
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 3 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i3.%p

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pembelajaran sastra di sekolah menengah, khususnya materi teks drama, di mana peserta didik mengalami penurunan minat akibat penggunaan media ajar konvensional yang kaku. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis nilai humanistik dalam film Air Mata di Ujung Sajadah berbasis teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, menganalisis penyajiannya melalui alur, dialog, dan perilaku tokoh, serta menganalisis relevansi teoretisnya sebagai media pembelajaran teks drama Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Data primer berupa dialog dan adegan dikumpulkan melalui teknik simak, catat, dan kodifikasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan film ini memuat 38 unit data nilai humanistik yang terdistribusi ke dalam lima tingkatan hierarki Maslow, didominasi kebutuhan kasih sayang (31,6%) dan aktualisasi diri (18,4%). Puncak nilai humanistik terwujud pada tindakan aktualisasi diri tokoh Aqilla yang secara ikhlas merelakan hak asuh anak demi kebahagiaan psikologis sang anak. Secara pedagogis, film ini sangat relevan sebagai media pembelajaran teks drama Fase F karena memenuhi kriteria kesesuaian kurikulum, kelayakan sinematik, keteladanan karakter, dan keamanan konten bahan ajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 3 NATAR nanang Setiawan; Dalman Dalman; Idawati Idawati
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 3 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i3.%p

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 3 Natar. Penelitian bertujuan mendeskripsikan proses penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dan mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks deskripsi siswa setelah model tersebut diterapkan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus pada satu kelas utuh berjumlah 25 siswa. Data dikumpulkan melalui tes menulis dan observasi proses pembelajaran. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif untuk menghitung nilai rerata, simpangan baku, persentase ketuntasan klasikal berbasis KKM (75), serta N-Gain ternormalisasi. Analisis data kualitatif menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rerata skor kemampuan menulis dari 58,40 (pre-test, SD=4,12) menjadi 70,80 (Siklus I, SD=4,56) dan 80,20 (Siklus II, SD=3,89). Ketuntasan klasikal meningkat gradual dari 0% (pre-test) menjadi 32% (Siklus I) dan mencapai 92% pada akhir Siklus II dengan N-Gain rata-rata 0,52 (kategori sedang). Capaian 92% ini berhasil diraih karena strategi proyek-presentasi disertai umpan balik sebaya (peer review) pada Siklus II mampu mengatasi kendala individual siswa secara inklusif dan mendalam. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan model CTL secara konsisten dan terstruktur efektif mendorong akselerasi kemampuan menulis teks deskripsi melalui optimalisasi pengalaman nyata siswa di lingkungan sekolah.