Nurul Hazirah Hamzah
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Media Busy Book dalam Meningkatkan Kemampuan Mengenal Huruf Hijaiah Peserta Didik di RA Perwanida 3 Saleppa : Media Pembelajaran, Busy Book, Mengenal Huruf Hijaiah Nurul Hazirah Hamzah; Zulfianah Sunusi
El-Fakhru Vol. 4 No. 1 (2024): El-Fakhru
Publisher : SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MAJENE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/elfakhru.v4i1.1225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui kemampuan mengenal huruf hijaiah peserta didik kelompok b di RA Perwanida 3 Saleppa sebelum penggunaan media busy book. (2) Pengetahuan kemampuan mengenal huruf hijaiah peserta didik kelompok b di RA Perwanida 3 Saleppa sesudah penggunaan media busy book. (3) Mengetahui apakah penggunaan media busy book dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiah peserta didik kelompok b di RA Perwanida 3 Saleppa. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan bentuk desain one group pre-test dan post-test. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 peserta didik kelompok b RA Perwanida 3 Saleppa. Instrumen yang digunakan yaitu lembar check list observasi, dan menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mengenal huruf hijaiah peserta didik sebelum penggunaan media busy book berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 1,44. Sebaliknya, kemampuan mengenal huruf hijaiah peserta didik sesudah penggunaan media busy book berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 2. Selanjutnya hasil uji Paired Sample t-test menghasilkan nilai sig 0,001 sehingga sig (2-tailed) atau 0,0010,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media busy book dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiah peserta didik kelompok b di RA Perwanida 3 Saleppa.
Pendampingan UPTD SMA Negeri 1 Tammerodo berbasis Asset-Based Community Development (ABCD) untuk memenuhi Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020 Muhammad Saddang; Muhammad Idris Hasanuddin; Kamus; Saadal Jannah; Yahya Komarudin; Umri; Rahmat Kurniawan; Nurul Hazirah Hamzah; Muhammad Gufran; Yuni Purnama Sari
PERDIKAN (Journal of Community Engagement) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/pjce.v7i1.19209

Abstract

SMAN 1 Tammerodo was established in 2021 as a transition from PGRI Sendana Private High School. Before its establishment, many junior high school graduates and equivalents from Tammerodo District continued their education at SMAN 1 Sendana. This was because the majority of Tammerodo's population preferred state schools over private ones. The STAIN Majene Service Team implemented an innovative mentoring strategy for SMAN 1 Tammerodo to fulfil the 2020 Education Unit Accreditation Instrument (IASP) by applying the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. The Service Team provided assistance through appreciative interview activities, asset potential mapping, linking and mobilizing assets, action plan preparation, and monitoring and evaluation. The results showed that SMAN 1 Tammerodo received a Not Accredited status because the score from the accreditation visitation did not reach 71 across the four components of the accreditation instrument. A school unit can achieve accreditation if it scores between 71 and 100. The assistance provided by the STAIN Majene Service Team to SMAN 1 Tammerodo in fulfilling the 2020 IASP through the ABCD approach has become the main foundation in building the strengths and potential within the school community. As a result, SMAN 1 Tammerodo is now ready, which can be seen from the school’s understanding of the 2020 IASP. Documents for the last 2 years will be prepared by December 2023, and documents for the last 1 year will be prepared by the completion of 2024.[UPTD SMAN 1 Tammerodo resmi menjadi sekolah negeri pada tahun 2021 sebagai peralihan dari SMA Swasta PGRI Sendana. Sebelum beralih status, lulusan Sekolah Menengah Pertama dan sederajat di Kecamatan Tammerodo lebih banyak melanjutkan pendidikan ke SMAN 1 Sendana. Hal ini disebabkan mayoritas masyarakat Tammerodo lebih memilih sekolah yang berstatus negeri dibanding swasta. Tim Pengabdi STAIN Majene melaksanakan strategi pendampingan yang inovatif bagi UPTD SMAN 1 Tammerodo untuk memenuhi Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020 dengan menerapkan pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development). Pendampingan yang dilakukan oleh Tim Pengabdi STAIN Majene terhadap UPTD SMAN 1 Tammerodo menggunakan pendekatan ABCD sebagai kerangka konseptual. Tahapan pertama dimulai dengan wawancara apresiatif, yang bertujuan untuk menggali pengalaman positif serta kekuatan internal sekolah melalui narasi dari warga sekolah. Proses ini dilanjutkan dengan pemetaan aset guna mengidentifikasi potensi yang dimiliki sekolah, baik dalam bentuk sumber daya manusia, sarana prasarana, jejaring kemitraan, maupun modal sosial lainnya. Pada tahap berikutnya, dilakukan tautan dan mobilisasi aset untuk mengintegrasikan potensi-potensi tersebut ke dalam aksi kolektif yang mendukung pemenuhan standar mutu pendidikan. Berdasarkan hasil pemetaan, disusun rencana aksi dan prioritas kegiatan yang berorientasi pada pemenuhan empat komponen dalam instrumen akreditasi IASP 2020, yaitu mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, serta manajemen sekolah. Hasil awal menunjukkan bahwa UPTD SMAN 1 Tammerodo belum terakreditasi karena nilai visitasi tidak mencapai skor minimum 71. Oleh karena itu, dilakukan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk menilai efektivitas implementasi rencana aksi dan mendorong perbaikan berkelanjutan. Pendekatan ABCD ini terbukti menjadi fondasi strategis dalam menggerakkan partisipasi komunitas sekolah serta memperkuat kapasitas internal. Hasilnya bahwa UPTD SMAN 1 Tammerodo telah memiliki kesiapan, hal ini terlihat dari pihak sekolah yang telah memahami IASP 2020. Dokumen 2 tahun terakhir disiapkan paling lambat sampai Desember 2023. Dokumen 1 tahun terakhir terbaru disiapkan paling lambat sampai penamatan 2024.]