Anggina Avrilia Lubis
Universitas Islam Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Motivasi dan Komunikasi terhadap Kepuasan Kerja di Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara Anggina Avrilia Lubis; Syafrizal Syafrizal; M. Prasetyo Wibowo
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.12022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi dan komunikasi terhadap kepuasan kerja pegawai pada Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi penelitian berjumlah 195 pegawai, sedangkan sampel sebanyak 66 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dianalisis melalui uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik yang mencakup normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, dengan nilai t hitung sebesar 3,886 lebih besar daripada t tabel 2,167 dan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil daripada 0,05. Komunikasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, dengan nilai t hitung sebesar 2,545 lebih besar daripada t tabel 2,167 dan nilai signifikansi 0,013 lebih kecil daripada 0,05. Secara simultan, motivasi dan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, ditunjukkan oleh nilai F hitung 128,636 yang lebih besar daripada F tabel 3,13 dengan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,803 menunjukkan bahwa motivasi dan komunikasi mampu menjelaskan 80,3% variasi kepuasan kerja pegawai, sedangkan 19,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan motivasi serta komunikasi yang terbuka dan efektif untuk mendukung kepuasan kerja pegawai.