Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang positif dan signifikan antara keaktifan belajar dan hasil belajar siswa pada kelas yang menggunakan media pembelajaran interaktif berbasis Problem Based Learning dengan kelas yang menggunakan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran ekonomi kelas X di SMA Negeri 6 Purworejo. Populasi dalam penelitian siswa kelas X SMA Negeri 6 Purworejo sebanyak 252 siswa. Sampel penelitian berjumlah 72 siswa yang ditentukan dengan teknik probability sampling jenis cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan skala likert dan tes hasil belajar yang telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan kuantitatif, dengan uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji independent sample t-test dan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keaktifan belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata keaktifan belajar kelas eksperimen sebesar 65,49 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 59,38 dengan nilai signifikansi < 0,001 (< 0,05). Selain itu, terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 88,57 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 72,26 dengan nilai signifikansi < 0,001 (< 0,05). Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas X di SMA Negeri 6 Purworejo.