Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDAMPINGAN MANAJEMEN USAHA KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUB) KOPI ARABIKA DI KABUPATEN TEMANGGUNG Itsna Iftayani; Cahyana Nursidiq; Novita Tri Afifah
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 2 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.908 KB) | DOI: 10.37859/jpumri.v3i2.1392

Abstract

Abstract Temanggung Regency is one of the largest coffee-producing districts in Central Java. This motivates coffee farmers to expand their business to the production of ground coffee. One business group that focuses on the coffee business is KUB Tegal Makmur Abadi. The problems that exist in KUB are organizational management, low motivation, and marketing which is still limited to the local sector. Based on these problems, several methods used to solve these problems are (1) Focus Group Discussion, (2) Reorganization, (3) Entrepreneurial Motivation, (4) Training, and (5) Monitoring-Evaluation. The results obtained in this mentoring program are KUB Tegal Makmur Abadi feeling (1) The benefits of entrepreneurship assistance programs on business management capabilities, there is already a clear organizational structure formulation and specific assignment of tasks, (2) improvement of marketing skills for KUB members, this can be seen from the ability to create advertisements, manage social media and websites (3) Marketing of Jumprit coffee products that were still in the area of ​​Temanggung Regency has penetrated outside the Island. Keywords: Plastic Waste, Alternative fuel Abstrak Kabupaten Temanggung merupakan salah satu kabupaten pengasil kopi terbesar di Jawa Tengah. Hal ini memotivasi petani kopi untuk mengembangkan usaha hingga ke produksi bubuk kopi. Salah satu kelompok usaha yang fokus pada usaha kopi adalah KUB Tegal Makmur Abadi. Permasalahan yang ada pada KUB adalah manajemen organisasi, motivasi yang rendah dan juga pemasaran yang masih terbatas pada sektor lokal. Berdasarkan permasalahan tersebut, beberapa metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah (1) Focus Group Discussion, (2)Re-organisasi, (3) Motivasi Wirausaha, (4) Pelatihan-pelatihan dan (5) Monitoring-Evaluasi. Hasil yang didapatkan dalam program pendampingan ini adalah KUB Tegal Makmur Abadi merasakan (1) Manfaat program pendampingan kewirausahaan terhadap kemampuan manajemen usaha, sudah ada formulasi struktur organisasi yang jelas dan pembagian tugas secara spesifik, (2) peningkatan keterampilan pemasaran bagi anggota KUB, hal ini dapat dilihat dari kemampuan membuat iklan, mengelola media sosial dan website (3) Pemasaran produk jumprit coffee yang tadinya masih diwilayah Kabupaten Temanggung sudah merambah luar pulau. Keywords: Community Partnership, Arabica coffee, Temanggung
HUBUNGAN REGULASI DIRI DENGAN KECEMASAN MENGHADAPI UJIAN SKRIPSI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOREJO Cahyana Nursidiq
EQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.535 KB) | DOI: 10.25273/equilibrium.v4i2.653

Abstract

The aim of this research is to find out the relationship between self-regulation and anxiety in facing thesis examination on the the students of Economics Education, Faculty of Teacher Training And Educational Sciences Muhammadiyah University of Purworejo. The research was conducted from January until June 2013 in Economics Education, Faculty of Teacher Training and Educational Sciences Muhammadiyah University of Purworejo. Method applied in this research was survey method. Fifty students are taken as respondents in which they are thesis examination takers on period 2 and 3 in 2013. Variables observed are self-regulation and anxiety in facing thesis examination. Data were analysed by using descriptive analysis and rank spearman. Questionares were examined by using validity and reliability validity. From the correation analysis result (r), it is obtained correlation between self-regulation and and anxiety in facing thesis examination as much as - 0,606. This result shows there is strong relationship between self-regulation and and anxiety in facing thesis examination. While relationship flow is negative because r value is negative. This fact shows high self–regulation will result low anxiety in facing thesis examination.
Adversity Quotient (AQ), Status Sosial Ekonomi dan Intensi Wirausaha Siswa Cahyana Nursidiq
EQUILIBRIUM : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembelajarannya Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/equilibrium.v9i2.10009

Abstract

This study is intended to determine the differences of students' entrepreneurial tendencies in terms of Adversity Quotient (AQ) and socio-economic background. The subjects in this study were 61 students of SMK Batik Purworejo. Samples were taken using a random sampling lottery system. The data collection method was use of an Adversity Quotient (AQ) questionnaire and an entrepreneurial tendencies questionnaire, while the data analysis used was an analysis of variance equipped with descriptive analysis. The results showed that there were differences in students' entrepreneurial tendencies in terms of Adversity Quotient (AQ): “climber” students tended to have high entrepreneurial tendencies, while “quitter” students had low entrepreneurial tendencies. In contrast to AQ, socioeconomic status has no effect on entrepreneurial tendency. Individuals with low, medium and high socioeconomic status all may have moderate entrepreneurial tendencies. When both measured together there is no difference in entrepreneurial tendency based on AQ and socioeconomic status
Pengolahan Susu Kambing menjadi Yogurt dan Kefir di Lurisae Farm Hanung Dhidhik Arifin; Cahyana Nursidiq
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.716 KB)

Abstract

Lurisae Farm merupakan peternakan kambing yangbergerak bidang pembibitan dan produksi susu.. Lurisae Farmmenghasilkan susu segar 1-2 liter/hari. Lurisae Farm berkeinginanuntuk mengembangkan usaha dalam produksi susu olahan sepertiyogurt dan kefir, akan tetapi masih terkendala dalam pengetahuan,ketrampilan serta alat dan bahan. Kondisi saat ini susu yangdihasilkan dijual dalam kemasan botol ukuran 250 ml tanpapengolahan dan label kemasan, ijin BPOM dan halal serta penjualansusu tanpa melakukan promosi. Tujuan dari kegiatan pengabdian iniadalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra dalampengolahan susu menjadi yogurt dan kefir.Pengabdian dilaksanakandengan melakukan pelatihan, pendampingan dan pemberdayaanterhadap mitra, menggunakan metode ceramah, diskusi, praktek danevaluasi. Hasil menunjukkan bahwa pengabdian yang telahdilaksanakan sangat berpengaruh meningkatkan semangat,komitmen, pengetahuan dan ketrampilan mitra dalam pengolahansusu menjadi yogurt dan kefir.
Pelatihan Packaging dan Pendampingan Pemasaran Online bagi UMKM Yangko Anindita Purworejo Cahyana Nursidiq; Itsna Iftayani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.579 KB)

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk membantu mitra meningkatkan penjualan. Permasalahan utama yang dihadapi oleh usaha yangko anindita adalah pada pemasaran, selama ini penjualan masih dengan sistem titip jual di beberapa sekolah dan warung di sekitar tempat produksi. Selain itu juga penjualan hanya ketika ada hajatan saja. Permasalahan pemasaran ini salah satunya dipengaruhi oleh kemasan yang belum menarik. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka solusi yang diberikan adalah memberikan pendampingan pemasaran dengan membuatkan akun media sosial, mempromosikan melalui Instagram ads dan membuat konten yang menarik secara rutin. Selain itu juga tim PKM memberikan alternatif kemasan yang menarik melalui pelatihan packaging dan mengikutsertakan pelatihan online tentang pengemasan makanan dan pengawetan makanan dari LIPI dan BPOM.