Dedy Chirstian Nenobahan
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBMT Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Promosi Tiktok dan Pelayanan Konsumen terhadap Minat Beli Konsumen pada UMKM di Kota Surabaya Dedy Chirstian Nenobahan; Suyono Suyono; Anis Fitriyasari
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Promosi TikTok dan Pelayanan Konsumen terhadap Minat Beli Konsumen UMKM di Kota Surabaya. Perkembangan media sosial telah mendorong pelaku UMKM untuk menggunakan TikTok sebagai media promosi digital. TikTok dinilai mampu menyampaikan informasi produk secara cepat, menarik, dan interaktif. Selain promosi, pelayanan konsumen juga menjadi faktor penting karena dapat membentuk kepercayaan, kenyamanan, dan ketertarikan konsumen terhadap produk yang ditawarkan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner secara online menggunakan Google Form kepada 116 responden yang berdomisili di Kota Surabaya dan pernah melihat promosi produk UMKM melalui TikTok. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F dengan bantuan program SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Promosi TikTok berpengaruh positif terhadap Minat Beli Konsumen UMKM di Kota Surabaya. Pelayanan Konsumen juga berpengaruh positif terhadap Minat Beli Konsumen UMKM di Kota Surabaya. Secara simultan, Promosi TikTok dan Pelayanan Konsumen berpengaruh terhadap Minat Beli Konsumen UMKM di Kota Surabaya. Nilai R Square sebesar 0,648 menunjukkan bahwa Promosi TikTok dan Pelayanan Konsumen mampu menjelaskan Minat Beli sebesar 64,8%, sedangkan sisanya sebesar 35,2% dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian ini.