Nadila Husni
Universitas Pendidikan Mandalika

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH TEKNIK COGNITIVE RESTRUCTURING TERHADAP KECANDUAN GAME ONLINE PADA SISWA KELAS XI Nadila Husni; I Made Gunawan; Abdurrahman Abdurrahman; Nuraeni Nuraeni
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i3.15309

Abstract

ABSTRACT Online game addiction has become a concern because excessive gaming can interfere with students’ learning concentration, academic responsibilities, time management, and social activities. Although previous studies have demonstrated the potential of cognitive-behavioral approaches in addressing excessive gaming behavior, empirical evidence regarding the application of Cognitive Restructuring through group counseling among eleventh-grade students at SMAN 1 Lingsar remains limited. This study is important because it provides an alternative guidance and counseling intervention focusing on changing maladaptive thought patterns that may maintain excessive gaming behavior. This study aimed to determine differences in online game addiction levels among eleventh-grade students at SMAN 1 Lingsar before and after receiving Cognitive Restructuring intervention through group counseling. A quantitative approach with a One Group Pre-test Post-test design was employed. The population consisted of 69 students, while the sample comprised 10 students categorized as having high online game addiction, selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires, with observation, interviews, and documentation as complementary methods, and analyzed using the Paired Sample t-Test. The results showed that the mean score decreased from 64.000 to 55.900, with a mean difference of 8.100 points. The statistical test yielded t = 6.096, df = 9, p < 0.001. Thus, Cognitive Restructuring through group counseling was associated with a significant reduction in online game addiction. ABSTRAK Kecanduan game online menjadi masalah karena penggunaan berlebihan dapat mengganggu konsentrasi belajar, tanggung jawab akademik, pengelolaan waktu, dan aktivitas sosial. Meskipun penelitian sebelumnya telah menunjukkan potensi pendekatan kognitif-perilaku dalam menangani perilaku bermain berlebihan, bukti empiris mengenai penerapan teknik Cognitive Restructuring melalui konseling kelompok pada siswa kelas XI di SMAN 1 Lingsar masih terbatas. Penelitian ini penting untuk menyediakan alternatif layanan bimbingan dan konseling yang berfokus pada perubahan pola pikir maladaptif yang dapat mempertahankan perilaku bermain berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecanduan game online siswa kelas XI di SMAN 1 Lingsar sebelum dan sesudah memperoleh intervensi Cognitive Restructuring melalui konseling kelompok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pre-test Post-test. Populasi penelitian berjumlah 69 siswa, sedangkan sampel terdiri atas 10 siswa berkategori kecanduan game online tinggi yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket, dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pelengkap, kemudian dianalisis menggunakan Paired Sample t-Test. Hasil menunjukkan rata-rata skor menurun dari 64,000 menjadi 55,900 dengan selisih 8,100 poin. Uji statistik menunjukkan t = 6,096, df = 9, p < 0,001. Dengan demikian, Cognitive Restructuring melalui konseling kelompok diikuti penurunan kecanduan game online signifikan.