Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGGUNAAN SILABUS DAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN BIDANG STUDY MATA PELAJARAN IPA Abdurrahman
JOURNAL SCIENTIFIC OF MANDALIKA (JSM) Vol. 3 No. 2 (2022): Februari
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ jsm.v3i2.562

Abstract

Silabus dan perencanaan pembelajaran atau RPP di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Sekarbela sudah menggunakan kurikulum namun, masih ada sebagian dari beberapa kelas yaitu dari kelas 2, 3, 5, dan kelas 6 masih menggunakan kurikulum terkini. Atas dasar tersebut penelitian ini bermaksud untuk mengetahui apakah penggunaan silabus dan RPP pada mata pelajaran IPA kelas II Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Sekarbela, sudah sesuai dengan proses pembelajaran yang dilaksanakan atau dilakukan di dalam kelas. Adapun fokus penelitian ini adalah (1) bagaimana penggunaan silabus dan RPP?, (2) bagaimana proses pengembangan silabus dan RPP yang dilakukan pada mata pelajaran ?, (3) apakah guru mata pelajaran IPA sudah menerapkan prinsip-prinsip pengembangan silabus dan RPP dalam pembuatan silabus dan RPP pada mata pelajaran?. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan tiga tahap pengumpulan data yaitu, (1) pra lapangan, (2) kegiatan lapangan dan (3) analisis intensif. Metode pengumpulan data menggunakan metode pengamatan (observasi), wawancara dan dokumentasi. Seluruh data di analisis dengan menggunakan (1) redyksi data, (2) penyajian data dan (3) verifikasi data. Adapun hasil yang diperoleh adalah (1) Guru sudah menggunakkan silabus dan RPP, yang digunakan dalam proses pembelajaran sebagai pegangan guru dalam melakukan proses belajar mengajar di dalam kelas. (2) proses pengembangan silabus dan RPP yang dilakukan oleh guru dan harus mengikuti prosedur yang sudah ada seperti pengemangan silabus dan RPP tidak boleh lepas dari kurikulum yang digunakan saat ini sebagai pegangannya dan harus sesuia dengan mata pelajaran yang akan diajarkan. (3) guru sudah menerapkan prinsip-prinsip yang ada dalam pengembangan silabus dan RPP. Seperti prinsip pengembangan silabus yang slah satunya bersifat ilmiah, bahwa keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggung jawabkan secara keilmuan, serta prinsip pengembangan RPP yang salah satunya RPP harus sederhana.
Upaya Meningkatkan Perkembangan Nilai Agama dan Moral Melalui Metode Keteladanan pada Anak Usia Dini Abdurrahman Abdurrahman
JURNAL PENELITIAN KEISLAMAN Vol. 14 No. 2 (2018): Kajian Keislaman Kontemporer
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.209 KB) | DOI: 10.20414/jpk.v14i2.698

Abstract

Abstrak: Pembentukan sikap dan penanaman nilai-nilai dipengaruhi berbagai factor terutama lingkungan, yaitu lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Artinya, walaupun disekolah guru berusaha memberikan contoh yang baik, akan tetapu manakala tida didukung oleh lingkungan baik keluarga dan masyarakat, maka penanaman nilai-nilai dan pembentukan sikap akan sulit dilaksanakan. Oleh karna itu, pembentukan sikap memerlukan upaya semua pihak, baik lingkungan, sekolah, masyarakat maupun keluarga. Keluarga adalah unit terkecil dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial. Sejak dari awal setiap individu mengalami hidup, tumbuh dan berkembang didalam keluarga. Karna alasan itulah setiap keluarga diyakini sebagai unit pertama dan utama yang mengarahkan pertumbuhan dan perkembangan anak serta meletakkan dasar-dasar keutamaan pribadi untuk keselamatan hidup di dunia dan di akhirat. Pendidikan dalam keluarga cukup luas mencakup keseluruhan perkembangan keperibadiannya baik dalam dimensi kegiatanannyamaupun dalam dimensi nilai-nilai yang dinamakan kepada anak. Semua itu menjadi tanggung jawab orang tua untuk merawat, mengasuh, membimbing dan mendidik anak sehinggan bertumbung dan berkembang sebagaimana mestinya. Untuk menumbuhkembangkan anak, orang yua wajib memberikan makanan yang halal lagi baik agar sehat jasmaninnya. Selain itu anak harus dibimbing dan di biasakan dalam sikap patuh, berbudi luhur, berdisiplin sebagau hamba Allah yang taat. Title: The Development of Religion and Moral Values Through Exemplary Method Abstract: The formations of attitudes and instilling of values are influenced by various factors, especially the environment, namely the family, school and community environments. It means that although the teachers try to give a good example at school, it will not run well when it is not supported by the environment both the family and the community, so the instilling of values and formation of attitudes will be difficult to implement. Therefore, the formation of attitudes requires the efforts of all parties, such as environment, school, community and family. Family is the smallest unit in human life as a social creature. From the beginning each individual experiences life, grows and develops in the family; that is why every family is believed to be the first and foremost unit which directs the growth and development of children and places the foundations of personal primacy for life safety in the world and in the hereafter. Education in the family is broad enough to cover the overall personality development both the dimensions of activities and the dimensions of values taught to children. All becomes the parents’ responsibility to care for, nurture, guide and educate children so that they grow and develop as they should. To develop children, parents must provide halal foods which are good for their physical health. In addition, children must be guided and accustomed to being obedient, virtuous, and disciplined as the obedient servants to the God.
ANALISIS PENGEMBANGAN KURIKULUM MODEL BEAUCHAMP DI MADRASAH IBTIDAIYAH NURUL ISLAM Abdurrahman Abdurrahman; Farida Herna Astuti
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): Volume 3 Nomor 1 Edisi April 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v3i1.2112

Abstract

Pengembangan kurikulum mempunyai makna yaitu penyusunan kurikulum yang sama sekali baru atau bisa juga menyempurnakan kurikulum yang telah ada. Untuk memudahkan pengembangan kurikulum diperlukan sebuah rancangan yang dapat membantu dalam prosesnya. Dan model memberikan manfaat sebagai pedoman untuk melakukan kegitan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Sekarbela menerapkan langkah-langkah pengembangan kurikulum model Beuchamp. Sehingga bisa dikatan bahwa dalam pengembangan kurikulum di madrasah juga merujuk kepada kaidah-kaidah yang di rumuskan oleh ahli kurikulum. Fokus penelitian ini adalah melihat sejauh mana model pengembangan kurikulum beucamp digunakan di madrasah ibtidaiyah Nurul Islam Sekarbela Jl. Swasembada IX, Karang Pule Sekarbela ?. pendekatan dan metode  yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara tidak terstruktur dan teknik dokumentasi. Adapun hasil yang diperoleh adalah Madrasah menetapkan wilayah dalam pengembangan kurikulum, madrasah dalam perumusan kurikulum melibatkan seluas-luasnya warga sekolah seperti kepala Madrasah, guru sekolah secara keseluruhan dan komite sekolah, memiliki tim ahli dalam pengembangan kurikulum, guru dilibatkan dari awal dalam perumusan kurikulum, madrasah melakukan penilaain untuk mengetahui keberhasilan siswa.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN SIKAP KREATIF MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING Abdurrahman Dr.; Alit Suarti Ni Ketut
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): Volume 1 Nomor 1 Edisi April 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v1i1.764

Abstract

Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan instrumen sikap kreatif mahasiswa yang valid dan reliabel. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi bimbingan konseling sebanyak 123 orang. Hasil analisis faktor konfirmatori orde kedua dengan metode estimasi robust maximum likelihood menunjukan instrumen tersebut valid dan reliabel dengan perolehan muatan faktor ≥ 0,30 dan nilai-t ≥ 1,96, demikian juga dengan hasil uji reliabilitas menunjukan nilai gabungan composite reliability (CR) sebesar 0,76 dan nilai variance Extract  (VE) sebesar 0,50 yang  lebih besar dari batas penerimaan CR ≥ 0,70 dan VE ≥ 0,50, kesimpulannya instrumen sikap kreatif mahasiswa program studi bimbingan konseling dengan 3 dimensi, 9 indikator dan 15 butir telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas sebagai hasil sebuah proses pengembangan instrumen. Kata Kunci: Pengembangan Instrumen Sikap Kreatif Mahasiswa Program Studi BK, CFA, Reliabilitas Konstruk (CR).  Abstract: The objective of this research is to develop the valid and reliable assessment instruments of creative  attitudes students of guidance and counseling, as many as 255 people. Results of confirmatory factor analysis (CFA) second-order with robust maximum likelihood method shows the valid and reliable instrument with the acquisition value of loading factor>0,30 and a significance value of t> 1.96, as well as the reliability test results show the value of the combined construct reliability (CR) of 0,76 and a variance value Extract (VE) amounted to 0,50 greater than the limit of acceptance CR ≥ 0,70 and VE ≥ 0,50, the conclusion of the assessment instruments of creative  attitudes students of guidance and counseling with 3 dimensions, 9 indicators and 15 items have met the standards of validity and reliability as a result an instrument development process Keywords: Assessment Instrument Development of students creative  attitudes of guidance and counseling, (CFA) Construct Reliability (CR).
ANALISIS IMPLEMENTASI KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI DI SEKOLAH DASAR Abdurrahman Abdurrahman
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): Volume 5 Nomor 1 Edisi April 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v5i1.2898

Abstract

Implementasi kurikulum 2013 berbasis kompetensi telah dikembangkan di sekolah dasar negeri 1 semparu, kecamatan kopang, tahun ajaran 2017/2018. Di kelas 1,2,4 dan 5 menggunakan kurikulum 2013 Sedangkan di kelas 3 dan 6 belum menggunakan kurikulum 2013. Atas dasar tersebut penelitian ini bermaksud untuk menemukan implementasi kurikulum berbasis kompetensi dalam pembelajaran di sekolah dasar negeri 1 semparu. Kecamatan kopang, kabupaten Lombok tengah. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan tiga tahap pengumpulan data yaitu, (1) pralapangan, (2) kegiatan lapangan, (3) analisis intensif. Metode pengumpulan data menggunakan pengamatan (observasi), wawancara dan dokumentasi. Seluruh data dianalisis dengan menggunakan (1) reduksi data, (2) penyajian data dan (3) verifikasi data.  Adapun hasil yang diperoleh adalah (1) Persentasi pengimplementasian kurikulum 2013 dari kelas 1-6 yaitu ada yang belum mengimplementasikan kurikulum 2013 sebesar 24 % dan yang sudah mengimplementasikan kurikulum 2013 sebesar 76 %. (2) Implementasi berbasis kompetensi pendekatan Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and learning, Bermain peran (rolle playing), Belajar Tuntas (Mastery learning), Pembelajaran partisipatif ada sebagian guru yang belum menggunakan pendekatan tersebut. Dikarenakan pada Sekolah dasar negeri 1 semparu masih ada guru yang menggunakan metode lama yaitu hanya mentransfer pengetahuan tanpa menggunakan metode dan media dalam proses pembelajarannya.Kata Kunci: implimentasi, kompetensi., kurikulum 2013, Sekolah Dasar.
STRATEGI PENGEMBANGAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DI MI THORIQUL HIDAYAH LEONG KABUPATEN LOMBOK UTARA Abdurrahman Abdurrahman; Ni Ketut Alit Suarti
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2018): Volume 3 Nomor 2 Edisi Oktober 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v3i2.2127

Abstract

Kurikulum memegang pranan yang sangat penting dalam pendidikan. karena dengan adanya kurikulum dapat menentukan arah, isi, dan proses pendidikan, yang pada akhirnya menentukan kualifikasi lulusan suatu lembaga pendidikan. oleh karena itu kurikulum harus dikelola dan dikembangkan berdasarkan sesuai dengan situasi dan kondisi dimana sekolah itu berada. salah satu strategi pengembangan kurikulum yang dilakukan di MI Thoriqul Hidayah leong, Desa tegal maja Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara  yaitu melalui beberapa tahapan diantaranya yaitu Sebelum menyusun rencana strategi pengembangan kurikulum di MI Thoriqul Hidayah Leong maka kepala sekolah terlebih dahulu memilih sesorang penanggung jawab yaitu kepala bidang kurikulum Selanjutnya kepala bidang kurikulum menjalankan atau menyusun rencana pengembangan kurikulum. Setelah proses penyusunan kurikulum. tahapan berikutnya adalah melaksanakan kurikulum tersebut dalam bentuk aktualisasi dilapangan yakni melalui proses pembelajaran dikelas. dan yang terakhir yaitu  diadakannya evaluasi semua program pembelajaran oleh kepala madrasah. Namun terkadang semuanya tidak berjalan dengan baik, disebabkan karna adanya hambatan-hambatan dalam proses pengembangan kurikulum tersebut yaitu berasal dari guru itu sendiri. karna pada dasarnya berhasil atau tidaknya pengembangan kurikulum  terletak pada guru itu sendiri, oleh karena itu, gurulah pemegang kunci pelaksanaan dan keberhasilan kurikulum, dialah sebenarnya perencana, pelalaksanaan, penilai dan pengembang kurikulum sesungguhnya.Kata Kunci: Strategi, Pengembangan, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA DI SEKOLAH DASAR Abdurrahman Abdurrahman
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2019): Volume 4 Nomor 2 Edisi Oktober 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v4i2.2165

Abstract

Pendidikan adalah suatu wujud nyata yang diselenggarakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas generasi. Pendidikan pada dasarnya merupakan upaya sadar untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal. Terjadinya krisis moral pada anak-anak bangsa khususnya Indonesia, menuntut orang tua dan tenaga pendidik untuk mampu mengintegrasikan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari dengan teori pembelajaran di sekolah. Pendidikan karakter, yaitu: membentuk kepribadian anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga Negara yang baik, sehingga mampu mengantisipasi gejala krisis moral dan berperan dalam pembinaan generasi muda. Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial adalah mata pelajaran yang mengkaji kehidupan sosial yang meliputi; sejarah, ekonomi, sosiologi, geografi, antropologi, dan tatanan Negara. Melalui pembelajaran ini dapat memberikan nilai-nilai kebudayaan yang baik yang akan meningkatkan karakter anak.
EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM DI MADRASAH IBTIDAIYAH Abdurrahman Abdurrahman
Realita : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2020): Volume 5 Nomor 2 Edisi Oktober 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/realita.v5i2.3415

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui evaluasi pelaksanaan kurikulum 2013 di MIN 1 LOBAR. Di sekolah tersebut sudah menggunakan kurikulum 2013 cukup lama. Kurikulum adalah suatu alat yang amat penting dalam merealiasasikan dan mencapai tujuan pendidikan sekolah. Atas dasar tersebut penelitian ini bermaksud untuk menemukan evaluasi pelaksanaan kurikulum 2013 di MIN 1 LOBAR yang terletak di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat Jln. Darma Bhakti 01 Desa Langko. Fokus masalah jurnal ini adalah Bagaimana evaluasi pelaksanaan kurikulum dan kendala yang dihadapi dalam mengevalusi pelaksanaan Kurikulum. Dalam penilaian ini penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. dengan tiga tahap pengumpulan data yaitu, (1) observasi (pengamatan), (2) interview (wawancara), dan (3) dokumentasi. Metode pengumpulan data peneliti menggunakan analisis non-statistik sesuai untuk data deskriptif atau data testruktural yang tidak di wujudkan dalam bentuk angka, seluruh data dianalisis dengan menggunakan identifikasi, klasifikasi, dan di interpretasikan. Adapun hasil yang diproleh adalah (1) Salah satu dari evaluasi pelaksanaan kurikulum 2013 terkait dengan kesiapan guru dalam merencakan, pelaksanaan dan penilaian sudah terlaksana dengan baik. (2) kendala yang dihadapi yaitu: Guru masih kurang memahami penilaian pada kurikulum 2013 dalam merekap penilaian pada rapor, penyusunan RPP dan proses pembelajaran.Kata kunci: Evaluasi, Pelaksanaan, dan Kurikulum 2013
RELEVANSI METODOLOGI TAfSIR KONTEMPORER (STUDI ATAS PEMIKIRAN MUHAMMAD THALBI) Nihayah Abdurrahman
el-'Umdah Vol. 1 No. 2 (2018)
Publisher : UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.621 KB) | DOI: 10.20414/el-umdah.v1i2.553

Abstract

The main problem of interpretation is actually the giving of meaning and production of meaning, however, Muhammad Thalbi views the nature of interpretation, for Muhammad Thalbi the nature of interpretation is how an interpreter is able to fnd authentic meaning from a text through the socio-historical context then, then catching the aspect of the moral ideal to contextualize the meaning in the present era with the new methodology, the Qur’an must be seen as if it had just come down yesterday and the Prophet had just greeted us. This is in line with what was revealed by Thalbi that the new age also requires interpretation with a perspective that is open to renewal. With a historical approach that is ?avored with a humanist perspective, he encourages a more open interpretation of the Qur’an through what he calls the approach (Qirâ ‘at Tar? khiyah)
PENDIDIKAN BERBASIS MASYARAKAT ORGANIK Abdurrahman
TEACHING AND LEARNING JOURNAL OF MANDALIKA (TEACHER) e- ISSN 2721-9666 Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : INSTITUT PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN MANDALIKA INDONESIA (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/teacher.v3i1.1071

Abstract

Buku yang ditulis oleh Dr. Toto Suharto, M.Ag. Pendidikan Berbasis Masyarakat Organik, Pengalaman Pesantren Persatuan Islam, Buku ini mencoba melihat pendidikan berbasis masyarakat dari persepektif lain, yaitu dari sudut politik pendidikan, khususnya pendidikan kritis. Ada empat permasalahan yang dikemukakan dalam buku ini. Pertama, bagaimana kebijakan pendidikan Islam yang diterapkan terhadap lembaga swasta? Kedua, mengapa Pesantren Persatuan Islam menyelenggarakan pendidikan secara mandiri dan otonom di saat pemerintah Orde Baru menerapkan sistem pendidikan yang sentralistik? Ketiga, bagaimana respons Pesantren Persatuan Islam terhadap kebijakan pendidikan yang dikeluarkan pemerintah tersebut? Keempat, bagaimana relevansi pendidikan berbasis masyarakat persatuan Islam bagi pendidikan nasional?. Buku yang ada di hadapan pembaca ini merupakan edisi revisi dari disertasi Penulis yang sudah dipertahankan dalam Ujian Promosi Doktor pada Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tanggal 4 Agustus 2011. Naskah asli disertasi ini berjudul “Pesantren Persatuan Islam 1983-1997 dalam Perspektif Pendidikan Berbasis Masyarakat”. Setelah mengalami proses editing dan perbaikan, akhirnya diputuskan untuk memberinya judul sebagaimana yang tertera di sampul depan sekarang. Kategorisasi pendidikan berbasis masyarakat inilah yang menjadi sumbangan ilmiah terpenting dari buku ini.