Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video animasi terhadap keterampilan menulis teks cerita pendek siswa kelas VII SMP Negeri 2 Rantau Pandan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental yang melibatkan kelas VII A sebagai kelompok eksperimen dan kelas VII B sebagai kelompok kontrol. Sampel penelitian berjumlah 38 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes menulis teks cerita pendek, observasi, dan dokumentasi. Keterampilan menulis dinilai berdasarkan aspek struktur teks, isi cerita, penggunaan bahasa dan gaya, serta pengembangan cerita. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, Independent Sample t-Test, dan perhitungan effect size Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata post-test kelompok eksperimen sebesar 78,00, sedangkan kelompok kontrol sebesar 63,33. Hasil Independent Sample t-Test memperoleh nilai t = 4,441 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Nilai effect size Cohen's d sebesar 1,44 menunjukkan kategori efek besar. Temuan tersebut menunjukkan bahwa penggunaan video animasi memberikan pengaruh yang signifikan dan kuat terhadap keterampilan menulis teks cerita pendek. Media video animasi dapat memberikan stimulus visual dan auditori yang membantu siswa mengembangkan ide, memahami unsur cerita, menyusun alur, serta menuangkan gagasan secara lebih terarah. Dengan demikian, video animasi dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mendukung peningkatan keterampilan menulis teks cerita pendek siswa SMP.