Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HIJRAH SEHAT: SKRINING KESEHATAN DAN INTERVENSI PSIKORELIGIUS PADA IBU MUALLAF Ulfa Sufyaningsi; Nirva Rantesigi; Rabia Zakaria; Agusrianto Agusrianto; Ayu Sri Wahyuni; Agus Darmawan; Nurmulia Wunaini Ngkolu; La Ode Muh Taufiq; Detrina Friska Dian Uramako; Nining Nirmalasari
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 3, September 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i3.7697

Abstract

Ibu muallaf merupakan kelompok yang dapat menghadapi tekanan psikososial berupa penyesuaian identitas keagamaan, potensi konflik dengan keluarga asal, dan keterbatasan dukungan sosial, di samping meningkatnya risiko masalah kesehatan fisik seiring bertambahnya usia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining kesehatan fisik dan mengevaluasi perubahan kesejahteraan mental ibu muallaf setelah intervensi psikoreligius berbasis nilai-nilai Islam. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Mei 2026 di Masjid Al Muhajirin Lembomawo, Poso, dengan melibatkan 38 ibu muallaf dari beragam kelompok usia, dengan mayoritas berusia lanjut. Sebanyak 38 peserta memiliki data pre-test dan post-test yang lengkap. Kegiatan terdiri atas dua komponen: (1) skrining kesehatan meliputi tekanan darah, gula darah, dan asam urat; serta (2) sesi peningkatan kesehatan mental melalui pendekatan psikoreligius yang mencakup psikoedukasi, dzikir, tazkiyatun nafs, teknik napas dzikir, serta penguatan makna sabar dan tawakkal yang merujuk pada Al-Qur'an. Kesejahteraan mental diukur menggunakan WHO-5 Well-Being Index sebelum dan sesudah intervensi, lalu dikategorikan menjadi “baik” atau “rendah”. Hasil skrining menunjukkan 32 peserta (84,2%) memiliki tekanan darah pada kategori tinggi, 30 peserta (78,9%) memiliki kadar asam urat pada kategori meningkat, dan 18 peserta (47,4%) memiliki kadar gula darah pada kategori meningkat. Proporsi peserta dengan kesejahteraan mental “baik” meningkat dari 36,8% (14 dari 38) sebelum intervensi menjadi 89,5% (34 dari 38) setelah intervensi. Uji McNemar menunjukkan adanya perubahan proporsi yang signifikan (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan potensi pendekatan psikoreligius yang dipadukan dengan skrining kesehatan untuk mendukung kesejahteraan mental ibu muallaf serta mengidentifikasi risiko kesehatan fisik yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Karena desain tidak menggunakan kelompok pembanding, perubahan tersebut tidak dapat diatribusikan secara eksklusif kepada intervensi.