Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

OPTIMALISASI KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA PENINGKATAN GIZI ANAK STUNTING DAN WASTING DI KELURAHAN KALUKU BO'DOA, KOTA MAKASSAR Ulfa Sufyaningsi; Rosmaladewi Talli; Nurmulia Wunaini Ngkolu; Nurliana Mansyur; Asyrafunnisa Asyrafunnisa; Samsuddin Samsuddin; La Ode Muh Taufiq; Kasmawati Kasmawati; A. Khairun Mutia; Supratman Tahir; Edy Tadung; Ashari Kara
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2024): Sipissangngi Volume 4, Nomor 3, September 2024
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jurnal.v4i3.5802

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut serta status gizi anak-anak yang mengalami stunting dan wasting di Kelurahan Kaluku Bo'doa, Kota Makassar. Program ini mencakup edukasi kebersihan gigi dan mulut serta intervensi pemberian makanan tambahan bergizi. Metode partisipatif digunakan untuk melibatkan anak-anak dan orang tua dalam kegiatan ini. Edukasi kebersihan gigi memberikan hasil positif, di mana pengetahuan peserta tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut meningkat secara signifikan dari pre-test ke post-test. Selain itu, pemberian makanan tambahan membantu meningkatkan berat badan dan status gizi anak-anak yang mengalami stunting dan wasting. Evaluasi antropometri menunjukkan adanya perubahan positif dalam berat badan dan tinggi badan setelah intervensi. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan gigi dan mulut serta perbaikan status gizi pada anak-anak, dengan potensi untuk berkontribusi dalam pencegahan masalah gizi di masa depan. 
PEMERIKSAAN KESEHATAN ORANG TUA DAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN UNTUK ANAK STUNTING DAN WASTING Ashari Kara; Ulfa Sufyaningsi; A. Rizki Amaliah; Hamisah Hamisah; Iin Octaviana Hutagaol; Lestari Lorna Lolo; Kasman Kasman; Siti Fatima; Edy Tadung; Nur Isriani Najamuddin; Agus Darmawan; Nurliana Mansyur; Wira Wirahadikusama; Ryryn Suryaman Prana Putra; La Ode Muh Taufiq
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2024): Sipissangngi Volume 4, Nomor 3, September 2024
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jurnal.v4i3.5806

Abstract

Pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemeriksaan kesehatan orang tua, terutama terkait kadar asam urat, glukosa, dan kolesterol, serta pemberian makanan tambahan (PMT) untuk anak-anak yang mengalami stunting dan wasting. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Kaluku Bo'doa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dengan mendeteksi risiko penyakit metabolik pada orang tua yang dapat memengaruhi kesehatan anak, serta memperbaiki status gizi anak-anak stunting dan wasting melalui intervensi nutrisi. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan 29 orang tua, pemberian PMT selama dua pekan kepada 29 anak, dan edukasi kesehatan terkait gizi dan pengelolaan penyakit metabolik kepada orang tua. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan orang tua yang signifikan setelah edukasi kesehatan, serta peningkatan rata-rata tinggi badan dan berat badan anak-anak setelah intervensi makanan tambahan. Program ini membuktikan pentingnya intervensi nutrisi dan pemeriksaan kesehatan dalam mendukung pertumbuhan anak dan kesehatan keluarga.
HIJRAH SEHAT: SKRINING KESEHATAN DAN INTERVENSI PSIKORELIGIUS PADA IBU MUALLAF Ulfa Sufyaningsi; Nirva Rantesigi; Rabia Zakaria; Agusrianto Agusrianto; Ayu Sri Wahyuni; Agus Darmawan; Nurmulia Wunaini Ngkolu; La Ode Muh Taufiq; Detrina Friska Dian Uramako; Nining Nirmalasari
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 3, September 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i3.7697

Abstract

Ibu muallaf merupakan kelompok yang dapat menghadapi tekanan psikososial berupa penyesuaian identitas keagamaan, potensi konflik dengan keluarga asal, dan keterbatasan dukungan sosial, di samping meningkatnya risiko masalah kesehatan fisik seiring bertambahnya usia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan skrining kesehatan fisik dan mengevaluasi perubahan kesejahteraan mental ibu muallaf setelah intervensi psikoreligius berbasis nilai-nilai Islam. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Mei 2026 di Masjid Al Muhajirin Lembomawo, Poso, dengan melibatkan 38 ibu muallaf dari beragam kelompok usia, dengan mayoritas berusia lanjut. Sebanyak 38 peserta memiliki data pre-test dan post-test yang lengkap. Kegiatan terdiri atas dua komponen: (1) skrining kesehatan meliputi tekanan darah, gula darah, dan asam urat; serta (2) sesi peningkatan kesehatan mental melalui pendekatan psikoreligius yang mencakup psikoedukasi, dzikir, tazkiyatun nafs, teknik napas dzikir, serta penguatan makna sabar dan tawakkal yang merujuk pada Al-Qur'an. Kesejahteraan mental diukur menggunakan WHO-5 Well-Being Index sebelum dan sesudah intervensi, lalu dikategorikan menjadi “baik” atau “rendah”. Hasil skrining menunjukkan 32 peserta (84,2%) memiliki tekanan darah pada kategori tinggi, 30 peserta (78,9%) memiliki kadar asam urat pada kategori meningkat, dan 18 peserta (47,4%) memiliki kadar gula darah pada kategori meningkat. Proporsi peserta dengan kesejahteraan mental “baik” meningkat dari 36,8% (14 dari 38) sebelum intervensi menjadi 89,5% (34 dari 38) setelah intervensi. Uji McNemar menunjukkan adanya perubahan proporsi yang signifikan (p < 0,001). Temuan ini menunjukkan potensi pendekatan psikoreligius yang dipadukan dengan skrining kesehatan untuk mendukung kesejahteraan mental ibu muallaf serta mengidentifikasi risiko kesehatan fisik yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Karena desain tidak menggunakan kelompok pembanding, perubahan tersebut tidak dapat diatribusikan secara eksklusif kepada intervensi.