Pemanfaatan fitur halal marketplace oleh UMKM belum sebanding dengan pertumbuhan pasar produk halal dan e-commerce di Indonesia. Meskipun potensi pasar sangat besar, tingkat adopsi UMKM terhadap platform seperti Shopee Barokah masih tergolong rendah, sehingga muncul kesenjangan antara ketersediaan fitur halal dan niat perilaku pelaku usaha untuk menggunakannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat berperilaku UMKM dalam menggunakan halal marketplace, dengan memperluas model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) melalui penambahan variabel trust (kepercayaan) sebagai pengembangan teoretis. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data primer dari kuesioner terhadap 85 owner atau manajer UMKM muslim di sektor kuliner, fesyen muslim, serta perawatan kesehatan dan kecantikan di Indonesia, yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan teknik SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa effort expectancy, facilitating condition, dan trust berpengaruh signifikan terhadap behavioral intention, sedangkan performance expectancy dan social influence tidak berpengaruh signifikan. Selain itu, effort expectancy dan facilitating condition juga berpengaruh signifikan terhadap trust. Temuan ini menegaskan bahwa penambahan trust memperkaya model UTAUT dalam konteks halal marketplace. Secara praktis, implikasi hasil penelitian ini mendorong pengelola Shopee Barokah untuk menyederhanakan proses registrasi penjual, menyediakan panduan penggunaan fitur halal yang intuitif, memperkuat dukungan layanan pelanggan yang responsif, menerapkan transparansi perlindungan data pengguna, serta mengomunikasikan secara aktif manfaat bisnis dari penggunaan Shopee Barokah guna meningkatkan niat perilaku UMKM secara berkelanjutan.