Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

POTENSI ENERGI GELOMBANG LAUT SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN : STUDI KASUS PESISIR UJONG BATEE POLITEKNIK PELAYARAN MALAHAYATI Alberto Rima; Dedi Kurniawan; Kelvin Yudhawastu; Yuli Pera Fitria; Muhammad Yani; Muhammad Aziz
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 7 No. 1, Januari (2026): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70799/jumma.v7i1.163

Abstract

Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki potensi besar energi terbarukan berbasis laut, khususnya energi gelombang laut yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi energi gelombang laut di wilayah pesisir Ujong Batee Politeknik Pelayaran Malahayati, Aceh Besar, sebagai dasar pengembangan energi terbarukan lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari ECMWF dan BMKG selama periode April 2024. Parameter yang dianalisis meliputi tinggi gelombang signifikan, periode gelombang, serta kecepatan dan arah angin. Hasil analisis menunjukkan bahwa tinggi gelombang signifikan berkisar antara 1,5–2,4 m dengan periode gelombang dominan 6–8 detik. Potensi energi gelombang berada pada kisaran 4,78–6,43 kW/m. Dengan asumsi pemanfaatan sepanjang 500 m garis pantai, potensi energi total yang dapat dikembangkan mencapai sekitar 2,805 MW. Hasil ini menunjukkan bahwa kawasan pesisir Ujong Batee memiliki potensi signifikan untuk dikembangkan sebagai sumber energi terbarukan berbasis laut.
DESAIN KENDALI HALUAN BERBASIS ULTRASONIK MULTI-SUDUT UNTUK PROTOTIPE KAPAL TANPA AWAK Muhammad Ikhsan; Dedi Kurniawan; Muhammad Yani; Muhammad Aziz
Jurnal Maritim Malahayati Vol. 7 No. 2, Juli (2026): Jurnal Maritim Malahayati
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Pelayaran Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70799/jumma.v7i2, Juli.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang sistem kendali haluan kontinu yang hemat sumber daya menggunakan konfigurasi spasial simetris lima sensor ultrasonik yakni depan 0o, kiri 22.5o, kiri 45o, Kanan 22.5o, dan Kanan 45o. Penambahan sudut antara 22.5o diimplementasikan untuk mengeliminasi titik buta (blind spot) pada haluan. Integrasi pemodelan waktu kritis menyesuaikan dengan Model Kemudi Nomoto Orde Pertama. Persamaan yang digunakan mampu menghasilkan instruksi sudut kemudi yang berbanding terbalik terhadap sisa jarak aman rintangan tanpa memerlukan threshold statis. Hasil simulasi dan pengujian skenario menunjukkan bahwa pada kondisi aman, kemudi bergerak melandai secara normal, sementara pada kondisi kritis sebagian sisi lambung kapal sistem melakukan pembatasan (clamping) sudut pada 60o. Ketika menghadapi skenario blokade total sistem mengaktifkan mode mitigasi darurat dengan memutus fungsi kontinu, menurunkan motor ke level minimal untuk mereduksi inersia, dan mengunci kemudi pada sudut 60o kanan guna melakukan manuver poros (pivot turn). Kontribusi teoretis dari penelitian ini adalah hilangnya parameter kecepatan v dan waktu kritis dari persamaan final. System kendali ini tetap adaptif terhadap variasi kecepatan jelajah memanfaatkan fenomena kompensasi hidrodinamika alami lambung kapal, sehingga membebaskan mikrokontroler dari kebutuhan sensor kecepatan tambahan serta menghemat beban komputasi.