Devano Dwi Ikhsan
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Determinan kinerja driver ShopeeFood di kota Pekanbaru: Peran insentif, punishment, dan moderasi kepuasan kerja Devano Dwi Ikhsan; Abd. Rasyid Syamsuri; Rosnelly Roesdi
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1343

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh insentif dan punishment terhadap kinerja driver ShopeeFood di Kota Pekanbaru dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Populasi penelitian ini adalah driver ShopeeFood di Kota Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 267 driver ShopeeFood. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup menggunakan skala pengukuran interval dan dianalisis dengan SmartPLS melalui pengujian outer model dan inner model. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 82,6% variasi kinerja driver (R² = 0,826). Insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja driver ShopeeFood (t = 8,767; p < 0,001). Selain itu, penerapan punishment yang adil dan proporsional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja driver (t = 7,902; p < 0,001). Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja (t = 10,022; p < 0,001) serta terbukti memperkuat pengaruh insentif (t = 6,521; p < 0,001) dan punishment (t = 2,441; p = 0,015) terhadap kinerja driver. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup sehingga informasi yang diperoleh dari responden masih terbatas pada pilihan jawaban yang telah disediakan. Selain itu, penelitian ini hanya menggunakan empat variabel utama yaitu insentif, punishment, kepuasan kerja, dan kinerja driver. Implikasi – Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan ShopeeFood dalam meningkatkan sistem insentif, penerapan punishment yang adil, serta meningkatkan kepuasan kerja driver guna mendukung peningkatan kinerja driver secara optimal. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan mitra driver yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran kepuasan kerja sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara insentif dan punishment terhadap kinerja driver ShopeeFood di Kota Pekanbaru.