Abd. Rasyid Syamsuri
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Determinan prestasi akademik mahasiswa pekerja di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bangkinang: Peran keseimbangan kehidupan kerja, manajemen waktu, dan disiplin diri Nur Isnaini Nafliana; Abd. Rasyid Syamsuri; Sharnuke Asrilsyak
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1325

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keseimbangan kehidupan kerja, manajemen waktu, dan disiplin diri terhadap prestasi akademik mahasiswa pekerja di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bangkinang. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah mahasiswa pekerja angkatan 2022 di STIE Bangkinang. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitas sebelum dilakukan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh keseimbangan kehidupan kerja, manajemen waktu, dan disiplin diri terhadap prestasi akademik. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan kehidupan kerja, manajemen waktu, dan disiplin diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa pekerja di STIE Bangkinang. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya dilakukan pada mahasiswa pekerja angkatan 2022 di STIE Bangkinang, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas. Selain itu, penelitian ini hanya mengkaji tiga variabel independen, sehingga faktor lain yang berpotensi mempengaruhi prestasi akademik belum diteliti. Implikasi – Hasil penelitian memberikan implikasi praktis bagi perguruan tinggi dalam merancang program pendukung bagi mahasiswa pekerja melalui peningkatan keseimbangan kehidupan kerja, kemampuan manajemen waktu, dan disiplin diri. Secara akademis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa pekerja. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui pengujian simultan variabel keseimbangan kehidupan kerja, manajemen waktu, dan disiplin diri dalam menjelaskan prestasi akademik mahasiswa pekerja. Selain itu, penelitian ini dilakukan dalam konteks mahasiswa pekerja di STIE Bangkinang yang masih terbatas diteliti dalam kajian sebelumnya.
Efikasi diri, motivasi berwirausaha, dan kesiapan berwirausaha mahasiswa: Analisis mediasi minat berwirausaha pada Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha Universitas Riau Radha Friti Mahesti; Arwinence Pramadewi; Abd. Rasyid Syamsuri
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1249

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri dan motivasi terhadap kesiapan berwirausaha melalui minat berwirausaha pada Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha Universitas Riau Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Populasi penelitian ini adalah mahasiswa yang mendaftar Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Universitas Riau tahun 2022 – 2025 yang berjumlah 322 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 178 orang mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan SmartPLS 4 melalui pengujian outer model dan inner model. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa Efikasi Diri dan Motivasi Berwirausaha berpengaruh positif signifikan terhadap Minat Berwirausaha. Efikasi Diri dan Motivasi Berwirausaha berpengaruh positif signifikan terhadap Kesiapan Berwirausaha. Selain itu, minat berwirausaha juga berpengaruh positif signifikan terhadap kesiapan berwirausaha. Secara tidak langsung, Efikasi Diri dan Motivasi Berwirausaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Berwirausaha Melalui Minat Berwirausaha sebagai variabel mediasi. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup sehingga informasi yang diperoleh dari responden masih terbatas pada pilihan jawaban yang telah disediakan. Selain itu, penelitian ini hanya menggunakan empat variabel utama, yaitu efikasi diri, motivasi, minat berwirausaha, dan kesiapan berwirausaha. Implikasi – Penelitian ini memberikan implikasi bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan program kewirausahaan yang mampu meningkatkan efikasi diri, motivasi, dan minat mahasiswa guna mendorong tumbuhnya kesiapan berwirausaha. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pengembangan ekosistem kewirausahaan mahasiswa di perguruan tinggi. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian model keterkaitan antara efikasi diri, motivasi berwirausaha, minat berwirausaha, dan kesiapan berwirausaha pada mahasiswa peserta Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Universitas Riau yang berasal dari berbagai fakultas. Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai mekanisme psikologis yang membentuk kesiapan berwirausaha dalam konteks program kewirausahaan perguruan tinggi.
Integrasi aktualisasi diri, kompetensi diri, dan pengalaman organisasi dalam membentuk kesiapan kerja mahasiswa manajemen Universitas Riau Ririn Rospinda Saparina; Abd. Rasyid Syamsuri; Arika Fitriani
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1250

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Aktualisasi Diri, Kompetensi Diri dan Pengalaman Organisasi terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas Riau. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan SmartPls 4 dan dibantu dengan SPSS untuk menguji validitas dan reliabilitas. Populasi penelitian ini adalah 231 mahasiswa manajemen angkatan 2022–2023 yang mengikuti organisasi. Berdasarkan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, diperoleh sampel sebanyak 146 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aktualisasi Diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kesiapan Kerja (β = 0,176; p = 0,013), Kompetensi Diri berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,410; p < 0,001), dan Pengalaman Organisasi berpengaruh positif dan signifikan (β = 0,276; p = 0,001). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap Kesiapan Kerja dengan R² = 0,530. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya dilakukan pada mahasiswa manajemen angkatan 2022-2023 yang mengikuti organisasi saja, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas kepada seluruh mahasiswa manajemen atau program studi lainnya. Selain itu, penelitian ini hanya menggunakan variabel Aktualisasi Diri, Kompetensi Diri dan Pengalaman Organisasi dalam menjelaskan Kesiapan Kerja Mahasiswa. Implikasi – Penelitian ini memberikan implikasi bagi perguruan tinggi, khususnya Program Studi Manajemen, untuk memperkuat upaya peningkatan kesiapan kerja mahasiswa melalui pengembangan aktualisasi diri, kompetensi diri, dan pengalaman organisasi. Perguruan tinggi diharapkan dapat merancang program yang mendorong pengembangan potensi diri, peningkatan keterampilan melalui pembelajaran berbasis praktik, serta perluasan keterlibatan mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pengembangan kurikulum dan kegiatan kemahasiswaan yang lebih berorientasi pada peningkatan kesiapan kerja lulusan. Kebaruan – Penelitian ini memiliki keterbaruan dengan menggabungkan variabel Aktualisasi Diri, Kompetensi Diri dan Pengalaman Organisasi dalam satu model penelitian untuk menjelaskan Kesiapan Kerja pada mahasiswa manajemen. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang cenderung mengkaji faktor-faktor tersebut secara terpisah.
Determinan kinerja driver ShopeeFood di kota Pekanbaru: Peran insentif, punishment, dan moderasi kepuasan kerja Devano Dwi Ikhsan; Abd. Rasyid Syamsuri; Rosnelly Roesdi
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1343

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh insentif dan punishment terhadap kinerja driver ShopeeFood di Kota Pekanbaru dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Populasi penelitian ini adalah driver ShopeeFood di Kota Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 267 driver ShopeeFood. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup menggunakan skala pengukuran interval dan dianalisis dengan SmartPLS melalui pengujian outer model dan inner model. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 82,6% variasi kinerja driver (R² = 0,826). Insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja driver ShopeeFood (t = 8,767; p < 0,001). Selain itu, penerapan punishment yang adil dan proporsional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja driver (t = 7,902; p < 0,001). Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja (t = 10,022; p < 0,001) serta terbukti memperkuat pengaruh insentif (t = 6,521; p < 0,001) dan punishment (t = 2,441; p = 0,015) terhadap kinerja driver. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup sehingga informasi yang diperoleh dari responden masih terbatas pada pilihan jawaban yang telah disediakan. Selain itu, penelitian ini hanya menggunakan empat variabel utama yaitu insentif, punishment, kepuasan kerja, dan kinerja driver. Implikasi – Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan ShopeeFood dalam meningkatkan sistem insentif, penerapan punishment yang adil, serta meningkatkan kepuasan kerja driver guna mendukung peningkatan kinerja driver secara optimal. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan mitra driver yang lebih efektif dan berkelanjutan. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran kepuasan kerja sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara insentif dan punishment terhadap kinerja driver ShopeeFood di Kota Pekanbaru.