Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh jenis konten di Facebook Professional Mode terhadap pembentukan citra diri kreator Generasi Z di Kota Semarang, serta peran Engagement Rate sebagai variabel mediasi. Menggunakan metode kuantitatif pendekatan eksplanatif, penelitian melibatkan 145 responden yang dipilih dengan teknik purposive dan snowball sampling dari populasi sekitar 500 kreator. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dianalisis dengan regresi, analisis jalur, dan uji Sobel. Hasil menunjukkan jenis konten berpengaruh positif dan signifikan terhadap Engagement Rate (β = 0,371; p < 0,001). Engagement Rate juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan citra diri (β = 0,362; p < 0,001). Lebih lanjut, Engagement Rate berperan sebagai variabel mediasi parsial, artinya pengaruh jenis konten terhadap citra diri berjalan melalui dua jalur: secara tidak langsung melalui respons audiens, serta secara langsung dari pengalaman pribadi menciptakan konten. Model ini mampu menjelaskan 38,3% variasi citra diri. Temuan ini menegaskan bahwa Generasi Z memanfaatkan Facebook Professional Mode sebagai sarana strategis membangun citra diri, didukung fitur Insights, monetisasi, dan pengelolaan pengikut publik. Respons yang diterima lahir dari motif audiens kognitif, afektif, integrasi pribadi, integrasi sosial, dan pelepasan ketegangan sesuai Teori Penggunaan dan Pemenuhan Kebutuhan, yang kemudian dijadikan bahan perbandingan sosial dalam membentuk citra diri. Penelitian ini memperluas penerapan Teori Perbandingan Sosial dan Teori Penggunaan serta Pemenuhan Kebutuhan ke konteks Facebook Professional Mode.