Mardinar Santi
Universitas Islam Ahmad Dahlan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Edukasi Interaktif Stop Bullying Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Perundungan di SMPN 23 Sinjai Selatan Mutmainnah Mutmainnah; Mardinar Santi; Nuhaeni Nuhaeni; Darmansya Darmansya; Hasmiati Hasmiati
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.555

Abstract

Fenomena bullying di sekolah menjadi permasalahan serius yang berdampak terhadap kondisi psikologis, sosial, dan akademik murid. Meningkatnya perundungan, baik dalam bentuk fisik, verbal, maupun cyberbullying, menunjukkan perlunya strategi preventif yang sistematis dalam dunia pendidikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran murid dalam mencegah perilaku bullying serta mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan tindakan, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi interaktif yang melibatkan 30 murid kelas VIII SMPN 23 Sinjai Selatan secara aktif dalam diskusi, tanya jawab, dan simulasi kasus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman murid mengenai jenis, dampak, dan strategi pencegahan bullying, di mana sebelum kegiatan sebagian besar murid menganggap ejekan dan pengucilan sebagai hal yang wajar, namun setelah kegiatan seluruh peserta mampu mengidentifikasi minimal tiga jenis bullying beserta dampaknya. Selain itu, terjadi perubahan sikap yang ditunjukkan dengan meningkatnya empati terhadap korban serta komitmen murid untuk tidak melakukan tindakan perundungan, sebagaimana terungkap dalam sesi refleksi dan wawancara. Dengan demikian, edukasi anti-bullying melalui pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, harmonis, dan bebas dari perilaku perundungan apabila diterapkan secara sistematis, berkelanjutan, dan adaptif terhadap kebutuhan murid.