Rahmat Agusvino Pratama
Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Manajemen Kursus Internasional dalam Pengabdian Kolaboratif Indonesia-Malaysia Imaduddin Imaduddin; Akhmad Fauzi Hamzah; Zainal Abidin; Ahmad Qusairi; Rahmat Agusvino Pratama; Nur Aina Faqihah
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v3i2.1046

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pengelolaan kursus bahasa Arab berbasis kemitraan Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pengelolaan kursus bahasa Arab berbasis kemitraan internasional antara Darullughah Wadda’wah, Indonesia, dan Maktab Mahmud Yan, Malaysia, serta merumuskan Model Manajemen Kursus Internasional. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober hingga Desember 2022 dengan melibatkan 60 pelajar Tingkatan 4 berusia sekitar 16 tahun, terdiri atas 30 peserta laki-laki dan 30 peserta perempuan. Program menggunakan pendekatan service learning berbasis kemitraan melalui enam tahap, yaitu koordinasi dan analisis kebutuhan, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, evaluasi, serta refleksi dan tindak lanjut. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, wawancara informal, angket tertutup, daftar hadir, dan catatan reflektif. Data kualitatif dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan data angket dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase respons positif. Hasil menunjukkan bahwa seluruh peserta berpartisipasi dalam program, dengan 59 peserta atau 98,33% mengikuti setiap sesi tanpa jeda. Seluruh responden juga memberikan respons positif terhadap materi, proses pembelajaran, pendampingan, kegiatan praktik, dan keberlanjutan program. Pelaksanaan kegiatan yang berlanjut hingga 2025 menunjukkan penerimaan institusional dan kesinambungan kemitraan. Artikel ini menghasilkan Model Manajemen Kursus Internasional yang menekankan pengelolaan kebutuhan, kerja sama kelembagaan, partisipasi peserta, dan evaluasi berkelanjutan.