Citalantik Gunarti
Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Variasi HPMC Terhadap Sediaan Gel Facial Wash Ekstrak Bunga Rosela (Hibiscus Sabdariffa L.) Citalantik Gunarti; Nanda Tsalasani; Mufrod
An-Najat Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus: An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v4i3.3857

Abstract

Bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) mengandung senyawa flavonoid, termasuk antosianin, yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif berbasis alam dalam sediaan pembersih wajah. Karakteristik fisik sediaan gel dapat dipengaruhi oleh konsentrasi gelling agent, salah satunya hidroksipropil metilselulosa (HPMC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi HPMC terhadap karakteristik fisik gel facial wash ekstrak bunga rosella. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70% dan selanjutnya dilakukan karakterisasi serta skrining fitokimia. Gel facial wash diformulasikan dengan konsentrasi HPMC 2%, 4%, dan 6%. Evaluasi sediaan meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, dan tinggi busa. Nilai pH F1, F2, dan F3 berturut-turut sebesar 5,17 ± 0,06; 5,57 ± 0,15; dan 5,73 ± 0,06. Nilai daya sebar berturut-turut sebesar 7,50 ± 0,24; 5,00 ± 0,21; dan 4,70 ± 0,14 cm, sedangkan viskositas sebesar 3.840 ± 80,00; 21.893,33 ± 725,90; dan 41.546,67 ± 1.642,11 cP. Tinggi busa masing-masing formula sebesar 5,53 ± 0,15; 5,03 ± 0,00; dan 5,00 ± 0,00 cm. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan antarformula pada parameter yang diuji berdasarkan uji yang digunakan. Peningkatan konsentrasi HPMC terutama meningkatkan viskositas dan menurunkan daya sebar gel facial wash ekstrak bunga rosella.