Bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) mengandung senyawa flavonoid, termasuk antosianin, yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif berbasis alam dalam sediaan pembersih wajah. Karakteristik fisik sediaan gel dapat dipengaruhi oleh konsentrasi gelling agent, salah satunya hidroksipropil metilselulosa (HPMC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi HPMC terhadap karakteristik fisik gel facial wash ekstrak bunga rosella. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 70% dan selanjutnya dilakukan karakterisasi serta skrining fitokimia. Gel facial wash diformulasikan dengan konsentrasi HPMC 2%, 4%, dan 6%. Evaluasi sediaan meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, dan tinggi busa. Nilai pH F1, F2, dan F3 berturut-turut sebesar 5,17 ± 0,06; 5,57 ± 0,15; dan 5,73 ± 0,06. Nilai daya sebar berturut-turut sebesar 7,50 ± 0,24; 5,00 ± 0,21; dan 4,70 ± 0,14 cm, sedangkan viskositas sebesar 3.840 ± 80,00; 21.893,33 ± 725,90; dan 41.546,67 ± 1.642,11 cP. Tinggi busa masing-masing formula sebesar 5,53 ± 0,15; 5,03 ± 0,00; dan 5,00 ± 0,00 cm. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan antarformula pada parameter yang diuji berdasarkan uji yang digunakan. Peningkatan konsentrasi HPMC terutama meningkatkan viskositas dan menurunkan daya sebar gel facial wash ekstrak bunga rosella.
Copyrights © 2026