Fransiska Luciana Putri
Universitas Duta Bangsa Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Medication Beliefs dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe II di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Fransiska Luciana Putri; Niken Luthfiyanti; Annie Rahmatillah
An-Najat Vol. 4 No. 3 (2026): Agustus: An-Najat: Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v4i3.3905

Abstract

Diabetes Melitus Tipe II merupakan penyakit kronis yang memerlukan terapi jangka panjang, sehingga keyakinan pasien terhadap pengobatan (medication beliefs) dapat berperan dalam keberhasilan pengelolaan penyakit dan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara medication beliefs dengan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus Tipe II di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Penelitian menggunakan desain observasional kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 96 pasien Diabetes Melitus Tipe II rawat jalan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data medication beliefs diperoleh menggunakan Beliefs about Medicines Questionnaire (BMQ), sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan Diabetes Quality of Life (DQOL). Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki medication beliefs positif, yaitu sebanyak 89 responden (92,7%). Sebanyak 50 responden berada pada kategori kualitas hidup baik dan 46 responden berada pada kategori kualitas hidup sedang. Pada responden dengan medication beliefs positif, 49 responden memiliki kualitas hidup baik dan 40 responden memiliki kualitas hidup sedang, sedangkan seluruh responden dengan medication beliefs negatif berada pada kategori kualitas hidup sedang. Hasil uji Pearson Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara medication beliefs dengan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus Tipe II (p=0,021). Dapat disimpulkan bahwa pasien dengan keyakinan yang lebih positif terhadap pengobatan cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Oleh karena itu, edukasi dan komunikasi mengenai kebutuhan, manfaat, serta kekhawatiran terhadap penggunaan obat perlu diperkuat sebagai bagian dari pelayanan pasien Diabetes Melitus Tipe II.