Muhammad Farhan Al-Husaini
Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ECO-ART POT: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KREATIVITAS POT TANAMAN BERBENTUK HEWAN SEBAGAI UPAYA PENGHIJAUAN DI DUKUH SEMPU, DESA TLINGSING, KABUPATEN KLATEN Muhammad Farhan Al-Husaini; Animas Sidrotul Azizah; Yulita Agustina; Muhammad Zaki Azhari; Amining Rahmasiwi
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah plastik rumah tangga terus meningkat seiring dengan konsumsi produk berbahan plastik, sehingga pengelolaannya memerlukan pendekatan pemberdayaan yang dapat menumbuhkan kreativitas, kepedulian terhadap lingkungan, serta partisipasi masyarakat. Artikel ini mendeskripsikan pelaksanaan program Eco-Art Pot, yaitu pembuatan pot tanaman berbentuk karakter hewan dari galon plastik bekas sebagai model pemberdayaan masyarakat di Dukuh Sempu RW 08, Desa Tlingsing, Kabupaten Klaten. Program dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu sosialisasi, pembentukan dan pewarnaan pot, serta penanaman dan distribusi dengan konsep satu rumah satu pot. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Kegiatan sosialisasi diikuti oleh 60 peserta, tahap pembentukan dan pewarnaan diikuti 30 peserta dengan menghasilkan 32 pot, sedangkan tahap penanaman diikuti 60 peserta. Secara keseluruhan, 70 pot berhasil ditanami dan 74 pot didistribusikan kepada masyarakat. Pelaksanaan program menunjukkan kontribusi terhadap pengembangan kreativitas warga, kepedulian terhadap penghijauan pekarangan, serta interaksi sosial antargenerasi. Kebaruan program terletak pada integrasi pemanfaatan limbah plastik, kreativitas seni, penghijauan pekarangan, dan pemberdayaan masyarakat lintas usia melalui konsep satu rumah satu pot, sehingga berpotensi direplikasi di wilayah lain.