Maria Gradiana Siki
Universitas Timor

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GAMBARAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP SISWA YANG MENGALAMI BULLYING DI SMA NEGERI 3 ATAMBUA Maria Gradiana Siki; Djulianus Tes Mau; Rufina Nenitriana S. Bete
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2026
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v8i2.11242

Abstract

Latar Belakang: Bullying merupakan salah satu perilaku penyimpangan sosial yang marak dilakukan oleh anak usia sekolah yang memiliki dampak serius bagi korban bullying baik secara fisik maupun psikologis. Dukungan keluarga memiliki peran yang penting sebagai bentuk sikap positif yang mencerminkan perhatian, kepedulian, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan anak, sehingga mampu memberikan informasi dan arahan terkait perilaku menyimpang di lingkungan sekolah. Penanganan korban bullying dapat dilakukan melalui dukungan keluarga yang komprehensif, meliputi dukungan instrumental, dukungan informasional, dukungan emosiona, ukungan serta penilaian  penguatan positif guna meningkatkan kepercayaan diri. Tujuan : untuk mengidentifikasi dukungan informasional, dukungan instrumental, dukungan penilaian dan dukungan emosional. Metode : kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 150 siswa, dengan jumlah sampel sebanyak 92 responden yang ditentukan menggunakan rumus tabel Krejcie dan Morgan. Hasil : menunjukkan bahwa distribusi dukungan keluarga sebagian besar berada pada kategori tinggi, yaitu sebanyak 64,1%, kategori sedang sebanyak 32,6%, dan kategori rendah sebanyak 3,3%. Berdasarkan aspek dukungan, dukungan informasional sebagian besar kategori sedang sebanyak 51,1%, dukungan instrumental pada kategori tinggi sebanyak 57,6%, dukungan penilaian kategori sedang sebanyak 53,3%, serta dukungan emosional  pada kategori tinggi sebanyak 53,3%. Kesimpulan : penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga lebih tinggi pada aspek instrumental dan emosional, sedangkan pada aspek informasional dan penilaian berada pada tingkat sedang.