This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Hardiono D Pusponegoro
Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Masalah Psikososial dan Praktik Transfusi Darah pada Remaja dengan Talasemia Mayor di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada Masa Pandemi COVID-19 Ayu Sasmita Rany; Rini Sekartini; Hanifah Oswari; Fitri Primacakti; Hardiono D Pusponegoro; Haryanti Fauzia Wulandari
Sari Pediatri Vol 28, No 2 (2026)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp28.2.2026.130-7

Abstract

Latar belakang. Pandemi COVID-19 berpotensi meningkatkan masalah psikososial dan mengganggu praktik transfusi pada remaja dengan talasemia mayor. Gambaran keduanya di Indonesia selama pandemi belum diketahui.Tujuan. Mengetahui gambaran masalah psikososial dan dampak pandemi COVID-19 terhadap praktik transfusi pada remaja talasemia mayor di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta.Metode. Studi potong lintang pada 121 pasien talasemia mayor usia 10–<18 tahun. Penilaian psikososial menggunakan SDQ dan CDI. Analisis komparatif berpasangan dilakukan untuk menilai perbedaan frekuensi transfusi dan rerata Hb pretransfusi sebelum dan selama pandemi.Hasil. Sebanyak 11,6% subjek memiliki total skor SDQ abnormal, dengan masalah emosi (18,2%) dan conduct (9,9%) sebagai temuan terbanyak. Suspek depresi ditemukan pada 19% subjek. Tidak terdapat perbedaan bermakna pada frekuensi transfusi sebelum dan selama pandemi, tetapi terdapat perbedaan bermakna pada pola interval transfusi (p=0,017), rerata Hb pretransfusi (p=0,043), dan volume darah yang didapatkan lebih rendah daripada kebutuhan (p<0,001).Kesimpulan. Masalah emosi dan conduct merupakan masalah psikososial paling umum pada remaja talasemia mayor selama pandemi. Pandemi berdampak pada pola interval transfusi, rerata Hb pretransfusi, dan volume darah yang didapatkan pasien.