Taufiq Muntaz
Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kondisi Fisik Kapal dan Kompetensi Awak Kapal terhadap Kepatuhan Regulasi Berimplikasi Keselamatan Pelayaran di PT. Meratus Line Samuel Ricardo; Taufiq Muntaz; Winarno Winarno; Marudut Bernadtua Simanjuntak; Tri Cahyadi; Larsen Barasa
Jurnal Siber Transportasi dan Logistik Vol. 4 No. 2 (2026): (JSTL) Jurnal Siber Transportasi dan Logistik (Juli - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jstl.v4i2.1097

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terjadinya insiden near miss serta tantangan dalam menjaga konsistensi kepatuhan regulasi keselamatan di PT. Meratus Line. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kondisi fisik kapal dan kompetensi awak kapal terhadap keselamatan pelayaran dengan kepatuhan regulasi keselamatan sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian berjumlah 503 awak kapal kontainer yang onboard tahun 2025. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga diperoleh 223 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert dan dokumentasi perusahaan, sedangkan teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik kapal dan kompetensi awak kapal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan regulasi keselamatan maupun keselamatan pelayaran. Kondisi fisik kapal terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan regulasi keselamatan dan keselamatan pelayaran. Kompetensi awak kapal juga berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan regulasi keselamatan dan keselamatan pelayaran. Selain itu, kepatuhan regulasi keselamatan berpengaruh signifikan terhadap keselamatan pelayaran. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa kepatuhan regulasi keselamatan mampu memediasi pengaruh kondisi fisik kapal dan kompetensi awak kapal terhadap keselamatan pelayaran. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan keselamatan pelayaran dapat dilakukan melalui perbaikan kondisi fisik kapal, peningkatan kompetensi awak kapal, serta penguatan implementasi regulasi keselamatan secara konsisten. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk meningkatkan inspeksi dan pemeliharaan kapal, memperkuat pelatihan dan sertifikasi awak kapal, serta mengoptimalkan audit keselamatan dan penerapan ISM Code guna meminimalkan risiko kecelakaan pelayaran.