Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH JALUR REDUNDAN TERHADAP PROBABILITAS BLOCKING JARINGAN MULTISTAGE INTERCONNECTION NETWORK TOPOLOGI GAMMA Fahmi Rinaldi; Muhammad Zulfin; Raja Harahap
Buletin Utama Teknik Vol 21, No 1 (2025): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v21i1.12144

Abstract

Multistage Interconnection Network (MIN) dalam beberapa dekade terakhir telah digunakan sebagai jaringan switching pada bidang Telekomunikasi dan menjadi jaringan interkoneksi antara prosesor dengan prosesor atau prosesor dengan memori pada bidang Komputer menggantikan topologi matriks. Namun MIN umumnya hanya memiliki satu jalur dari setiap pasangan sumber-tujuan. Pada tulisan ini dibahas salah satu MIN yang memiliki sejumlah jalur redundan di antara pasangan sumber dan tujuannya, yaitu jaringan MIN topologi Gamma. Pola representasi jalur redundan dari setiap pasangan koneksi sumber-tujuan jaringan Gamma ini digunakan sebagai routing tag untuk merute di dalam jaringan. Dari pengujian yang dilakukan dengan menggunakan dua buah permutasi diperoleh hasil bahwa jika jalur redundan pertama gagal, maka perutean di dalam jaringan dapat memanfaatkan jalur redundan berikutnya, sehingga kegagalan dapat dihindarkan. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa jalur redundan mampu memperbaiki probabilitas blocking jaringan MIN topologi Gamma.
Peran Disjoint Path dalam Memperbaiki Probabilitas Blocking Jaringan MIN Topologi Gamma Fahmi Rinaldi; Muhammad Zulfin; Raja Harahap; Rahmad Fauzi; Sihar P Panjaitan
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 11, No 3 (2026): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jet.v11i3.14261

Abstract

Jaringan Gamma dalam tulisan ini, yang selanjutnya disebut sebagai Gamma Original, merupakan salah satu jenis Multistage Interconnection Network (MIN) yang intensif diteliti dalam satu dekade terakhir. Berbeda dengan jaringan MIN dasar yang umumnya hanya memiliki satu jalur redundan antar port input-output, Gamma Original menawarkan jalur redundan variatif yang bergantung pada nilai tag koneksi Sumber-Tujuan (S-T). Karakteristik inilah yang menjadi daya tarik utama pengembangannya. Dengan menerapkan algoritma perutean sederhana, penelitian ini menguji tiga varian jaringan Gamma: Gamma Original, serta dua varian modifikasi yakni GM 2DP dan GM 3DP yang masing-masing memiliki dua dan tiga disjoint path. Berdasarkan pengujian menggunakan dua jenis permutasi, hasil menunjukkan bahwa keberadaan jalur disjoint secara signifikan memperbaiki probabilitas blocking jaringan; semakin banyak jalur disjoint yang tersedia, semakin baik pula nilai probabilitas blocking yang dihasilkan.