Purhadi
Universitas An Nuur

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KEGIATAN SENAM MAUMERE UNTUK MELANCARKAN PEREDARAN DARAH PADA LANJUT USIA Purhadi; Suryani; Ida Ayu Gede Wahyu Wedanthi; Putri Kusuma Handayani; Muhammad Febrian Rouf; Amalita Puji Anggitasari; Setyaningsih
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Negeriku
Publisher : LPPM AN Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/jpkm.v3i2.42

Abstract

 Background: The majority of Krangganharjo Village residents work as farmers, and the area is mostly rice fields. Health problems such as hypertension, diabetes mellitus and gout often occur in people aged 55 years and over. Even though health facilities are good, the public's willingness to participate in health activities such as posyandu (Posyandu) or health checks is still low.   Method: This activity aims to examine the impact of Maumere dance exercises on hypertension in elderly residents in Krangganharjo Village. Activity   Results: The results of the activity showed a significant increase in participants' knowledge about hypertension and Maumere dance after the intervention. In addition, the participants showed a significant reduction in blood pressure after the Maumere dance practice.   Conclusion: From this activity it can be concluded that community service activities such as education, blood pressure measurement, and the Maumere dance can effectively reduce hypertension in the elderly population. Thus the importance of physical activity, such as Maumere dance, in improving heart health and reducing hypertension.  
HUBUNGAN LANTAI DI LINGKUNGAN SEKOLAH DENGAN GEJALA ISPA(INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT) DI SDN 1 GUBUG Purhadi
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 3 No. 2 (2018): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Latar Belakang; Infeksi saluran pernafasan akut merupakan penyebab utama kematian anak dan balita. Prevalensi ISPA Tahun 2012 sebesar 25,5% dan angka kematian 23%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lantai di lingkungan sekolah dengan gejala ispa( infeksi salurann pernafasan akut) di SDN 1 Gubug   Metode; penelitihan yang digunakan dalam penelitihan ini adalah penelitihan observasional analitik. peneliti melakukan pengamatan langsung kepada responden dengan melakukan penyebaran kuesioner untuk dianalisis. Pendekatan yang digunakan casecontrol yaitu suatu penelitihan (survei) analitik yang menyangkut bagaimana faktor gejala dipelajari dengan menggunakan pendekatan restrospective yaitu dengan kata lain efek (penyakit atau setatus kesehatan) yang diidentifikasi adanya atau tidaknya pada waktu lalu   Hasil; Pada penelitihan ini responden yang mengalami gejala ISPA sebesar 62 responden (73,8%). Responden yang mengalami gejala ISPA dengan kriteria lantai di lingkungan sekolah kelas 4 sebesar 45 responden yang tidak baik sebesar responden (53.6%). Dari hasil uji Chi – Square didapatkan nilai p=0,002 < alpha =0,05 jadi Ha diterima dan Ho di tolak dapat disimpulkan bahwa bahwa terdapat hubungan lantai di lingkungan sekolah dengan gejala ISPA   Kesimpulan; Berdasarkan hasil uji chi square disimpulkan bahwa ada hubungan lantai di lingkungan sekolah dengan gejala ISPA( Infeksi Saluran Pernafasan Akut) di SDN 1 Gubug 
EFEKTIVITAS PEMBERIAN JUS BUAH ALPUKAT TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL DI DESA NGABENREJO KECAMATAN GROBOGAN KABUPATEN GROBOGAN Purhadi; Nurulistyawan Tri Purnanto; Sutrisno
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2019): THE SHINE CAHAYA S-1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

 Latar Belakang: Saat ini penderita penyakit jantung cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, yang disebabkan seiring kemajuan era globalisasi modern sehingga banyak orang melupakan pentingnya pola hidup sehat dan konsumsi makanan yang sehat yang berakibat pada peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Hiperkolesterolemia merupakan keadaan dimana tingginya kadar kolesterol dalam darah melebihi 200 mg/dl. Hiperkolesterolemia. Terapi jus buah alpukat adalah salah satu penatalaksanaan yang dapat di gunakan untuk menurunkan kadar kolesterol pada seseorang yang mengalami hiperkolesterolemia. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui efektivitas pemberian jus buah alpukat terhadap penurunan kadar kolesterol di desa Ngabenrejo Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan.   Metode- Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Quasi experiment dengan metode one group pre test post test. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling sebanyak 15 responden.   Hasil- Berdasarkan hasil uji yang dilakukan didapatkan kadar kolesterol sebelum pemberian jus buah alpukat diperoleh nilai rata-rata sebesar 210.07 mg/dl sedangkan kadar kolesterol setelah pemberian jus buah alpukat diperoleh nilai rata-rata sebesar 195.27 mg/dl. Hasil analisa data menggunakan Uji Paired t Test didapatkan hasil uji t berpasangan pada sig (2- tailed) diperoleh nilai significansi 0.000 (p-value < 0,05).   Simpulan- Berdasarkan hasil Uji Paired t Test disimpulkan bahwa pemberian jus buah alpukat efektif dalam menurunkan kadar kolesterol di Desa Ngabenrejo Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan. 
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN GANGGUAN TIDUR PADA MAHASISWA D3 KEPERAWATAN TINGKAT AKHIR YANG MENJALANI KTI DI STIKES ANNUR PURWODADI Purhadi
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar belakang: Stres merupakan penyakit dengan peringkat tertinggi ke-4 di dunia dimanahampir lebih dari 350 juta penduduk dunia mengalami stres (WHO, 2012). Studi prevalensistres yang dilakukan oleh Health and Safety Executive di inggris melibatkan pendudukinggris sebanyak 487.000 orang yang masih produktif dari tahun 2013-2014. Didapatkan databahwa angka kejadian stres lebih besar terjadi pada wanita (54,62%) dibandingkan pada pria (45,38%). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stresdengan gangguan tidur pada mahasiswa D3 keperawatan tingkat akhir yang menjalani KTI di Stikes An Nur Purwodadi.Metode : Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan crossectional. Teknik sampling yang digunakan adalah probability samplingdengan metode sampling acak sederhana (Simple Random Sampling) dan didapatkan 34 responden. Hasil  : Hasil uji analisis menggunakan uji spearmen diperoleh nilai p value (sig) 0,000 <0,05 maka Ho di tolak dan Ha diterima sehingga terdapat Hubungan Tingkat Stres DenganGangguan Tidur Pada Mahasiswa D3 Keperawatan Tingkat Akhir Yang Menjalani KTI DiStikes An Nur Purwodadi. Dan di dapatkan hasil korelasi sebesar 0,719*** artinya terdapatarah korelasi antara tingkat stres dengan gangguan tidur arahnya positif dan kekuatannya kuat karena mendekati angka 1. Simpulan : Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan, ada hubungan tingkat stresdengan gangguan tidur pada mahasiswa D3 keperawatan tingkat akhir yang menjalani KTI di Stikes An Nur Purwodadi.
HUBUNGAN TAMBAHAN NUTRISI DENGAN KECEMASAN PADA PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PURWODADI 1 GROBOGAN Purhadi
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 8 No. 1 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

LatarBelakang: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue yang masuk keperedaran darah manusia dan di tandai demam selama 2-7, dan disertai gejala-gejala seperti pendarahan gusi, penurunan trombosit (Trombositopenia), nyeri kepala, nyeri otot dan tulang, ruam kulit, dan nyeri di belakang bola mata (Vikri, 2019). Masalah yang sering muncul pada pasien DBD diantaranya menyebabkan pasien mengalami masalah gizi sehingga akan menimbulkan masalah keperawatan ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh. Namun saat kecemasan yang tadinya normal dan dapat dikontrol berubah menjadi kecemasan yang terus menerus dan tidak dapat dikontrol, kecemasan itu akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara tambahan nutrisi dengan kecemasan pada penderita demam berdarah dengue.Metode: Desain penelitian yang di gunakan dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat di wilayah puuskesmas purwodadi 1 yang sedang mengalami penyakit DBD dengan 33 responden dengan menggunakan teknik probabillity sampling yaitu purposive sampling. Teknik pengumumpulan data pada penelitian inimenggunakan kuesioner sebagai panduan wawancara serta hasil observasi dan uji chi square.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji chi square diketahui nilai P-value lebih besar dari α =0,05 yaitu 0,014. Ada hubungan yang signifikan pada α =0,05 antara tambahan nutrisi dengan kecemasan pada penderita demam berdarah dengue di wilayah kerja Puskesmas Purwodadi.Kesimpulan: Responden yang mengalami kecemasan lebih banyak ditemukan pada penderita demam berdarah dengue dengan tambahan nutrisinya kurang.