Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN GURU DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM MODERAT Dini Nur Islami; Ali Ahmad Yenuri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.60089

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi peran guru dalam menciptakan kurikulum pendidikan Islam yang seimbang dari sudut pandang konseptual dan teoretis. Dasar penelitian ini adalah pemahaman bahwa moderasi dalam pendidikan Islam tidak hanya dilihat sebagai frasa yang menarik, tetapi perlu diwujudkan oleh para pendidik yang benar-benar memahami maknanya dan menerapkannya secara konsisten di dalam kelas mereka. Dengan menggunakan tinjauan pustaka yang dikombinasikan dengan metode deskriptif-analitis, artikel ini mengkaji bagaimana gagasan wasatiyyah, maqashid syari'ah, dan tradisi pengajaran Islam dapat membimbing guru dalam menyusun kurikulum yang inklusif, kritis, dan relevan dengan konteksnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pendidik yang terlibat dalam pendidikan Islam moderat menjalankan empat peran sekaligus sebagai murabbi yang membina jiwa, mu'allim yang menghubungkan pengetahuan, qudwah yang menjadi teladan nilai-nilai, dan mufassir yang memberikan interpretasi kontekstual terhadap kurikulum. Peran-peran ini saling terkait dan tidak dapat berdiri sendiri. Oleh karena itu, untuk mengubah kurikulum pendidikan Islam moderat, penting untuk terlebih dahulu mereformasi para guru itu sendiri.
Problems and Challenges of Education Quality in Indonesia: A Systematic Literature Review from an Islamic Education Perspective Dini Nur Islami
MISOOL: Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Institut Agama Islam Negeri Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47945/misool.v8i1.3094

Abstract

The quality of education is a persistent and unresolved issue in Indonesia, particularly within Islamic educational institutions, which are burdened by structural, cultural, and resource related problems. Although a considerable body of research has examined teacher quality, access, curriculum, quality management, and digitalisation, most prior studies treat these issues in isolation and rarely integrate them into a single systemic framework from an Islamic education perspective, this gap forms the basis of the present study. This article aims to provide an in depth, systemic analysis of the problems and challenges surrounding the quality of education from both theoretical and empirical perspectives, with a focus on Islamic educational institutions. The method employed is a Systematic Literature Review (SLR) following the PRISMA procedure, examining primary and secondary sources comprising SINTA indexed national scientific journals, accredited national journals, reputable international journals, reports from international organisations (OECD, UNESCO), and government regulations published between 2020 and 2025, resulting in 19 eligible articles and documents after identification, screening, eligibility assessment, and quality appraisal. The findings indicate that (1) low teacher competence and uneven distribution of teachers, (2) disparities in access and infrastructure between urban areas and 3T regions, (3) a curriculum that is slow to adapt to the demands of the 21st century, (4) weak implementation of quality management at the school level, and (5) the challenge of uneven digitalisation are interrelated dimensions of a single system rather than isolated problems. In the context of Islamic education, these issues are compounded by the dichotomy of knowledge, limited integration between the pesantren/madrasah curriculum and contemporary needs, and limited institutional capacity. The novelty of this review lies in synthesising these previously dispersed strands of literature into an interconnected conceptual framework specific to Islamic education in Indonesia. This article offers recommendations to strengthen the quality of education, including the importance of a Total Quality Management (TQM) approach, the continuous enhancement of teachers’ competencies, and synergy between formal and non-formal educational institutions.
KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PESANTREN DAN PERGURUAN TINGGI: PROBLEMATIKA DAN SOLUSINYA Dini Nur Islami; Zulfatul Mufidah
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 3 (2026): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i3.24536

Abstract

Artikel ini membahas kegiatan belajar mengajar (KBM) Pendidikan Agama Islam (PAI) di pesantren dan perguruan tinggi, dengan mencakup dimensi rasional, prinsip KBM, prinsip motivasi belajar, pengalaman belajar, pengelolaan pendekatan dan metode pembelajaran, serta pengelolaan peserta didik. Kajian ini juga mengidentifikasi problematika yang dihadapi dalam konteks tersebut sekaligus menawarkan solusi dari perspektif mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis studi pustaka, yakni dengan menelusuri, membaca, dan menganalisis berbagai sumber pustaka berupa buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa KBM PAI di pesantren dan perguruan tinggi menghadapi berbagai tantangan struktural maupun kultural, mulai dari kesenjangan kompetensi pengajar, keterbatasan sumber belajar, rendahnya motivasi mahasiswa, hingga belum optimalnya pengelolaan kelas dan metode pembelajaran. Solusi yang ditawarkan meliputi inovasi metode pembelajaran, penguatan motivasi intrinsik, pemanfaatan teknologi secara kontekstual, dan penataan kembali sistem pengelolaan peserta didik. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kritis terhadap pengembangan KBM PAI yang lebih bermakna dan adaptif