Arel Rizky Pratama
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Wacana Kritis tentang Kekerasan Seksual dalam Film Demi Nama Baik Kampus: A Critical Discourse Analysis of Sexual Violence in the Film Demi Nama Baik Kampus Arel Rizky Pratama; Rizki Setiawan; Haryono
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2709

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis wacana kekerasan seksual dalam film Demi Nama Baik Kampus melalui Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough dengan fokus pada dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosiokultural. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui penayangan film berulang, transkripsi dialog, dokumentasi visual, wawancara terstruktur, dan dokumentasi komentar audiens. Data berupa dialog, adegan, dan unsur visual yang merepresentasikan kekerasan seksual, pembungkaman, relasi kuasa, dan respons institusional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan seksual dikonstruksi melalui bahasa yang mengobjektifikasi tubuh, bentuk imperatif, ancaman reputasional, dan ketimpangan hak bicara antara dosen, mahasiswa, dan pimpinan kampus. Secara diskursif, film berfungsi sebagai media edukasi, sedangkan respons audiens memperlihatkan penafsiran yang beragam. Secara sosiokultural, frasa “demi nama baik kampus” menghubungkan konflik personal dengan hierarki akademik, kepentingan institusi, patriarki, dan victim blaming. Kesimpulannya, film ini mengkritik pembungkaman korban oleh institusi. Kontribusi penelitian terletak pada penghubungan bahasa mikro, produksi-konsumsi meso, dan struktur kuasa kampus makro.