fika hastuti
Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH TERAPI KOMBINASI CHINT TUCK AGAINT RESISTANCE DAN TONGUE STRENGTH EXERCISES TERHADAP DISPAGIA PASIEN STROKE fika hastuti; Hendri Heriyanto; Sahran
JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN Vol 13 No 1 (2026): JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jptk.v13i1.1443

Abstract

Disfagia merupakan salah satu komplikasi umum pada pasien pasca stroke yang berisiko menimbulkan malnutrisi, dehidrasi, hingga pneumonia aspirasi. Berbagai intervensi rehabilitasi telah dikembangkan, di antaranya Chin Tuck Against Resistance (CTAR) dan latihan kekuatan lidah yang terbukti secara individual dapat memperbaiki fungsi menelan. Namun, efektivitas kombinasi kedua terapi tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi kombinasi CTAR dan latihan kekuatan lidah terhadap kemampuan menelan pada pasien stroke dengan disfagia di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa, Kota Bengkulu. Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test serta kelompok kontrol. Sampel penelitian dipilih secara purposif berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Kelompok intervensi diberikan latihan CTAR dan kekuatan lidah, sedangkan kelompok kontrol menjalani Shaker Exercise. Intervensi dilakukan selama dua minggu dengan frekuensi dua kali seminggu. Penilaian disfagia menggunakan Skala Gugging Swallowing Screen sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya perbaikan signifikan kemampuan menelan pada kelompok kombinasi CTAR dan latihan kekuatan lidah (p < 0,05). Dengan demikian, terapi kombinasi ini efektif meningkatkan fungsi menelan dan dapat direkomendasikan sebagai bagian program rehabilitasi disfagia di layanan kesehatan primer.