Fitriyanty Dwi Lestary
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Website Pembelajaran Berbasis Static Site Generator Hugo untuk Meningkatkan Kompetensi Digital Guru Muhammad Fajar B; Fitriyanty Dwi Lestary; Sukma Riski Ananda
Journal of Engineering Service and Innovation Volume 1, Issue 2 (Februari) 2026
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital pendidikan menuntut guru memiliki kompetensi dalam merancang media pembelajaran berbasis web yang mudah diakses, ringan, terstruktur, dan dapat dikembangkan secara mandiri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam membuat website pembelajaran menggunakan Static Site Generator Hugo. Pelatihan dirancang berbasis praktik dengan materi utama meliputi pengantar pemrograman web, teknologi dasar HTML, CSS, dan JavaScript, konsep website statis, Git dan GitHub, penulisan konten menggunakan Markdown, instalasi dan konfigurasi Hugo, pembuatan konten, serta publikasi website secara online melalui GitHub Pages. Metode pelaksanaan mencakup tahap persiapan, penyampaian konsep, demonstrasi, praktik terbimbing, pendampingan, dan evaluasi luaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik mampu membantu guru memahami alur pembuatan website pembelajaran dari tahap penulisan konten sampai publikasi daring. Guru tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual tentang website sebagai media pembelajaran, tetapi juga mengenal alur kerja modern dalam pengelolaan konten digital melalui Git, GitHub, Markdown, dan Hugo. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kompetensi digital guru, khususnya dalam produksi media pembelajaran berbasis website statis yang efisien, aman, dan mudah dipelihara. Pelatihan lanjutan perlu diarahkan pada pengembangan desain antarmuka, pengelolaan konten mata pelajaran, optimasi akses mobile, serta evaluasi efektivitas website terhadap keterlibatan dan hasil belajar siswa.
Penguatan Kompetensi Guru Ngaji Muda melalui Media Berbasis Audio-Visual untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Al-Qur’an di TPA Fitriyanty Dwi Lestary; Sukma Riski Ananda; Muhammad Fajar B; Muwaffiq Nurimansyah
Journal of Engineering Service and Innovation Volume 1, Issue 2 (Februari) 2026
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Qur’an Education Park (Taman Pendidikan Al-Qur’an/TPA) is a non-formal Islamic educational institution that plays a strategic role in instilling the ability to read, memorize, and understand the Qur’an from an early age. The quality of learning in a TPA depends heavily on the competence of Qur’an teachers, including young Qur’an teachers who generally teach voluntarily with limited pedagogical and media skills. This community service activity aimed to strengthen the competence of young Qur’an teachers in using audio-visual media to improve the quality of Qur’an learning at TPA At-Tauhid Mattoangin. The training was designed as a practice-based activity using the Discourse–Demonstration–Practice approach and was carried out in four stages: initial observation, program planning, training and mentoring implementation, and activity evaluation. The materials covered the concept and function of audio-visual media, principles for selecting and curating media such as murottal, animated videos, and tajwid presentations, operating supporting devices, producing simple media using mobile applications, and integrating media into Qur’an learning. The activity involved 13 participants consisting of 8 males and 5 females. The results showed improvement in the participants’ competence in conceptual, technical, and pedagogical aspects; most participants were able to select, produce, and integrate audio-visual media into their lesson designs. This training contributed to strengthening the role of young Qur’an teachers from mere media users into designers and managers of learning media. Further mentoring is needed to develop a media library, verify the tajwid accuracy of the media, and integrate media sustainably into the TPA curriculum.