Pembelajaran menulis cerita rakyat memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi kreatif sekaligus melestarikan kearifan lokal di perguruan tinggi. Namun, keterampilan menulis sastra kreatif mahasiswa masih rendah karena keterbatasan media pembelajaran digital yang inovatif, rendahnya keterlibatan mahasiswa, serta belum optimalnya penerapan pembelajaran yang mendorong kreativitas dan kolaborasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar menulis cerita rakyat berbasis pembelajaran berbasis proyek, menguji kelayakannya melalui validasi ahli, serta mengetahui efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan menulis sastra kreatif mahasiswa. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model tiga tahap (3-D), yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), dan Develop (pengembangan). Tahap pendefinisian dilakukan melalui analisis kebutuhan, karakteristik mahasiswa, dan materi cerita rakyat. Tahap perancangan menghasilkan rancangan bahan ajar yang memuat materi, langkah proyek, dan instrumen penilaian dalam format digital. Tahap pengembangan meliputi validasi ahli, revisi, dan uji coba produk. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan rendahnya keterampilan menulis sastra kreatif mahasiswa serta minimnya ketersediaan bahan ajar berbasis proyek. Produk yang dikembangkan berupa bahan ajar digital menulis cerita rakyat yang dirancang untuk meningkatkan kreativitas, keterlibatan, dan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan karya sastra yang bermakna. ABSTRACT Learning to write folktales plays a crucial role in enhancing creative literacy and preserving local wisdom in higher education. However, students' creative literary writing skills remain low due to limited innovative digital learning media, low student engagement, and suboptimal implementation of learning that encourages creativity and collaboration. This study aims to develop project-based folktale writing teaching materials, test their feasibility through expert validation, and determine their effectiveness in improving students' creative literary writing skills. The method used is research and development with a three-stage (3-D) model: Define, Design, and Develop. The definition stage is carried out through an analysis of needs, student characteristics, and folktale materials. The design stage produces a teaching material design that includes materials, project steps, and assessment instruments in digital format. The development stage includes expert validation, revision, and product trials. The results of the needs analysis indicate low students' creative literary writing skills and the limited availability of project-based teaching materials. The product developed is a digital teaching material for writing folktales designed to enhance students' creativity, engagement, and ability to produce meaningful literary works.