Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis dan Evaluasi Proses Bisnis Menggunakan Kerangka Kerja Manajemen Proses Bisnis pada PT Agung Interior Raghida Syahradinda, Larasati Maurilla; Aknuranda, Ismiarta; Suprapto
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 7 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Agung Interior Raghida merupakan perusahaan desain dan konstruksi yang menghadapi tantangan operasional berupa koordinasi antar divisi yang belum terdokumentasi, aktivitas manual yang tidak terstruktur, serta potensi miskomunikasi antar stakeholder. Kondisi ini berpotensi menimbulkan inefisiensi seperti keterlambatan proyek, pembengkakan biaya operasional, dan menurunnya kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan proses bisnis utama PT Agung Interior Raghida saat ini, mengidentifikasi pemborosan (waste), serta merumuskan rekomendasi redesign proses bisnis (to-be). Penelitian ini menggunakan pendekatan Business Process Management (BPM) dengan pemodelan menggunakan Business Process Model and Notation (BPMN), serta analisis menggunakan Value Added Analysis (VAA), Waste Analysis, dan Flow Analysis pada proses bisnis Project Acquisition, Design and Development, dan Construction. Hasil VAA menunjukkan adanya aktivitas Non-Value Adding (NVA), terutama berupa aktivitas pengiriman informasi, handoff antar aktor, dan persetujuan manual. Hasil Flow Analysis menunjukkan nilai Cycle Time Efficiency (CTE) pada proses Project Acquisition sebesar 23,95 (pra-kualifikasi), 43,73% (tender), dan 67,30% (penunjukan langsung). Proses Design and Development memiliki nilai CTE sebesar 68,10%, sedangkan proses Construction memiliki nilai CTE sebesar 36,06%. Waste yang ditemukan meliputi hold, move, dan overdo. Berdasarkan temuan tersebut, rekomendasi perbaikan disusun menggunakan pendekatan redesign heuristic mencakup integrasi sistem informasi, digitalisasi alur komunikasi, standarisasi proses, otomasi administrasi, serta penguatan mekanisme monitoring dan quality control untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan perusahaan.