Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Penyakit Berbasis Vektor melalui Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Kelompok PKK Desa Patoman, Kecamatan Pagelaran Aditya Ayuwulanda; Yulistia Anggraini; Irwan Soedarmanto; Abdul Aji; Fina Khaerunnisa Frima; Yoga Anjas Pratama; Rahmat Kurniawan; Indarto Indarto; Edria Khaira Arminta; Desi Saragih; Manuela Christin N; Muhammad Fikhran Junaidi; Ratu Zharifah Zalianty; Sherlyta Amalia Putri; Atthira Fadya Kirania; Teresia Hotmaida Pakpahan; Adam Bertrand Alexander; Hawa Purnama Celala Ary Cane
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 6 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4934

Abstract

Penyakit berbasis vektor, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD), masih menjadi permasalahan kesehatan yang memerlukan keterlibatan masyarakat dalam pengendalian lingkungan. Kondisi rumah tangga, seperti wadah penampungan air, genangan, saluran air yang tidak lancar, dan barang yang dapat menampung air, berpotensi menyediakan tempat perkembangbiakan nyamuk. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pencegahan penyakit berbasis vektor melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada kelompok PKK RT 2 RW 2 Desa Patoman, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu. Kegiatan diikuti oleh 20 peserta dan dilaksanakan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi dan leaflet, sosialisasi, diskusi, serta tanya jawab. Materi mencakup penyakit berbasis vektor, karakteristik nyamuk penular dengue, tempat potensial perkembangbiakan nyamuk, Pemberantasan Sarang Nyamuk melalui 3M Plus, dan peran keluarga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif melalui observasi terhadap proses pelaksanaan dan keterlibatan peserta selama kegiatan. Peserta berpartisipasi dalam diskusi dengan menyampaikan pengalaman mengenai keberadaan nyamuk, wadah penampungan air, kondisi lingkungan rumah, serta menanggapi langkah pengendalian yang disampaikan. Luaran kegiatan berupa satu leaflet edukasi yang dibagikan kepada peserta dan file digital yang dapat digunakan kembali sebagai media informasi. Kegiatan ini menunjukkan terlaksananya proses edukasi dan adanya keterlibatan peserta selama sosialisasi.
Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Bahan Potensial Pendukung Antinyamuk Alami pada Kelompok PKK Desa Patoman, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Lampung Yulistia Anggraini; Abdul Aji; Irwan Soedarmanto; Aditya Ayuwulanda; Fina Khaerunnisa Frima; Yoga Anjas Pratama; Indarto Indarto; Rahmat Kurniawan; Manuela Christin N; Ratu Zharifah Zalianty; Sherlyta Amalia Putri; Atthira Fadya Kirania; Teresia Hotmaida Pakpahan; Edria Khaira Arminta; Adam Bertrand Alexander; Muhammad Fikhran Junaidi; Desi Saragih; Hawa Purnama Celala Ary Cane
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 7 (2026): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i6.4955

Abstract

Pemanfaatan tanaman pekarangan sebagai sumber daya lokal dapat menjadi bagian dari edukasi masyarakat mengenai alternatif bahan pendukung pengendalian nyamuk. Pengamatan awal di RT 2 RW 2 Desa Patoman, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, menunjukkan bahwa sejumlah tanaman dan bahan seperti serai, lidah buaya, jeruk, kayu manis, dan selasih telah tersedia atau dikenal masyarakat, tetapi pemanfaatannya masih terutama sebagai bumbu, minuman, tanaman pekarangan, perawatan sederhana, atau belum dimanfaatkan lebih lanjut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menyosialisasikan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan bahan lokal sebagai bahan potensial pendukung antinyamuk alami secara rasional dan aman. Kegiatan dilaksanakan melalui koordinasi mitra, pengamatan terhadap 7 pekarangan warga, penyusunan materi dan leaflet berdasarkan hasil pengamatan dan kajian literatur, serta sosialisasi kepada 20 anggota PKK melalui pemaparan interaktif, pengenalan bahan, diskusi, dan tanya jawab. Hasil pengamatan digunakan sebagai dasar pemilihan materi edukasi mengenai tanaman aromatik, minyak atsiri, perbedaan bentuk bahan, keterbatasan efektivitas, keamanan penggunaan, serta peluang pemanfaatan bahan lokal. Kegiatan menghasilkan leaflet edukasi dan terlaksananya diseminasi informasi kepada peserta. Peserta terlibat dalam diskusi dengan menyampaikan pengalaman mengenai tanaman dan pemanfaatannya di tingkat rumah tangga. Kegiatan ini menunjukkan terlaksananya edukasi berbasis potensi lokal.