Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Literatur: Analisa Perbandingan Teori Tentang Tingkat Keamanan Antar Algoritma Simetris Bhaskara, I Made Adi; Ariawan, Made Pasek Agus; Peling, Ida Bagus Adisimakrisna; Prayudha, I Putu Astya
Jurnal Bangkit Indonesia Vol 13 No 1 (2024): Bulan Maret 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia Tanjung Pinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52771/bangkitindonesia.v13i1.278

Abstract

Data security has become a critical issue in the digital age, and cryptographic algorithms play a vital role in preserving information confidentiality. Symmetric algorithms offer convenience and speed, but choosing the right algorithm is crucial to ensuring an adequate level of security. Disciplines of cryptography is generally known, there are two categories of a data encryption and decryption algorithm one of which is a symmetric algorithm. Symmetric algorithms are widely used in the encryption of the data so that new theories are emerging. Types of symmetric algorithms are various algorithms such as DES algorithm, AES or Rijndael algorithm, 3DES algorithm and others. Along with the many theories of symmetric algorithms are used in the discipline cryptography, the security of an algorithm with other algorithms need to be compared to find the most appropriate against attack. Based on this literature study results obtained that the AES algorithm is the most secure algorithm compared to DES and 3DES.
Analisis Tingkat Usability Aplikasi Catur Klasik Berbasis Desktop Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Subiksa, Gde Brahupadhya; Ariawan, Made Pasek Agus; Peling, Ida Bagus Adisimakrisna; Prayudha, I Putu Astya
Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI) Vol 6, No 03 (2025): Jurnal Riset dan Aplikasi Mahasiswa Informatika (JRAMI)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jrami.v6i03.13957

Abstract

Permainan catur klasik merupakan salah satu permainan strategi yang populer dan telah mengalami transformasi signifikan dengan hadirnya versi digital berbasis desktop. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat usability aplikasi permainan catur klasik berbasis desktop yang dikembangkan menggunakan framework JavaFX, dengan fokus pada kemudahan penggunaan dan kepuasan pengguna. Evaluasi usability dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS), sebuah instrumen standar internasional yang efektif dalam mengukur persepsi pengguna terhadap kemudahan penggunaan sistem. Aplikasi yang dikembangkan menyediakan mode permainan dua pemain serta fitur variasi posisi bidak awal secara acak melalui algoritma Fisher-Yates pada mode Fischer Random. Pengujian melibatkan 20 responden dari berbagai latar belakang pengguna, yang diminta untuk mencoba aplikasi dan mengisi kuesioner SUS setelah sesi penggunaan. Data hasil pengisian kuesioner kemudian dianalisis untuk memperoleh skor SUS rata-rata sebagai indikator tingkat usability aplikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi memperoleh skor SUS rata-rata sebesar 75, yang termasuk dalam kategori baik menurut standar interpretasi SUS. Hal ini menandakan bahwa mayoritas pengguna merasa nyaman dan mudah dalam menggunakan fitur-fitur utama aplikasi tersebut. Desain antarmuka berbasis JavaFX terbukti mampu memberikan pengalaman interaktif serta responsif bagi para pengguna, mendukung kelancaran proses bermain catur digital. Meskipun demikian, terdapat beberapa masukan terkait navigasi menu dan kecepatan respons sistem pada kondisi tertentu yang menjadi bahan evaluasi penting untuk pengembangan lebih lanjut agar kualitas pengalaman pengguna dapat terus ditingkatkan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan game strategi klasik berbasis desktop dengan pendekatan usability testing menggunakan metode SUS sebagai alat ukur kuantitatif terpercaya.
Pemanfaatan Website dan Virtual Reality sebagai Media Edukasi Kesakralan Pura Jagatnatha Karangasem Waluyo, Yessi Aprilia; Subiksa, Gde Brahupadhya; Prayudha, I Putu Astya; Utama, I Putu Sagita Jaya
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i2.5692

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan website dan Virtual Reality sebagai media edukasi dalam menjaga dan melestarikan kesakralan Pura Jagatnatha Karangasem. Permasalahan utama mitra terletak pada keterbatasan media informasi digital yang mampu menyampaikan sejarah, aturan kunjungan, tata krama, serta nilai kesakralan pura secara sistematis, terstruktur, dan mudah diakses oleh masyarakat maupun wisatawan. Kondisi ini berpotensi menyebabkan rendahnya pemahaman pengunjung terhadap norma adat dan batasan ruang sakral di kawasan pura. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang terdiri dari tahapan analisis kebutuhan mitra, perancangan dan pengembangan sistem, implementasi website dan Virtual Reality 360 derajat, sosialisasi, pelatihan, serta evaluasi kegiatan. Website dikembangkan sebagai pusat informasi digital yang memuat konten sejarah, aturan kunjungan, etika, dan informasi pendukung lainnya, sedangkan Virtual Reality digunakan sebagai media visualisasi edukatif yang memungkinkan pengguna mengenal lingkungan pura tanpa harus memasuki area yang bersifat sakral. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kedua teknologi yang dikembangkan dapat diimplementasikan dengan baik dan berfungsi sesuai tujuan. Evaluasi awal terhadap empat responden yang terdiri dari pengelola pura dan perwakilan masyarakat menunjukkan bahwa mayoritas penilaian berada pada kategori sangat puas, yang mengindikasikan penerimaan positif terhadap program. Meskipun demikian, hasil evaluasi masih bersifat awal dengan jumlah responden terbatas sehingga belum dapat digeneralisasikan secara luas. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa integrasi website dan Virtual Reality efektif sebagai media edukasi wisata religi yang tidak hanya meningkatkan literasi digital, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian nilai budaya dan penguatan tata kelola ruang sakral berbasis teknologi digital. Utilization of Website and Virtual Reality as Educational Media for Preserving the Sacred Values of Pura Jagatnatha Karangasem Abstract This community service program aims to optimize the utilization of a website and Virtual Reality (VR) as educational media to preserve and maintain the sacred values of Pura Jagatnatha Karangasem. The main problem faced by the partner is the limited availability of digital information media capable of systematically and comprehensively delivering historical background, visiting rules, etiquette, and sacred values of the temple to both the community and tourists. This condition may lead to a low level of visitor understanding regarding customary norms and spatial restrictions within the sacred temple area. The implementation method adopts a participatory-educational approach consisting of several stages, including partner needs analysis, system design and development, implementation of the website and 360-degree Virtual Reality, socialization, training, and program evaluation. The website is developed as a digital information center containing historical content, visitation rules, etiquette guidelines, and other supporting information, while the Virtual Reality system serves as an immersive educational visualization tool that allows users to explore the temple environment without physically entering sacred areas. The results show that both developed technologies were successfully implemented and functioned as intended. An initial evaluation involving four respondents, consisting of temple managers and community representatives, indicates that the majority of responses fall under the “very satisfied” category, reflecting a positive acceptance of the program. However, the evaluation remains preliminary due to the limited number of respondents and therefore cannot be generalized to a broader population. This program concludes that the integration of website and Virtual Reality is an effective educational medium for religious tourism, which not only enhances digital literacy but also contributes to cultural preservation and strengthens the management of sacred spaces through digital technology.