Ricky Mawara
Universitas Cenderawasih

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Portofolio di Perguruan Tinggi Ricky Mawara
NOKEN : Jurnal Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan FKIP Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human rights education is a course that seeks to teach about how ideally every human being treats other humans (Sitou Timou Tumou Tou). This study aims to understand the perspectives of students (especially Orang Asli Papua (OAP) students) towards human rights education lectures. The method used is descriptive qualitative, with informants as many as 30 students. The results showed that OAP students felt that human rights education was not in accordance with what they saw and felt in real life. Violence, injustice that exists in the end makes their interest in participating in learning reduced. However, as responsible educators, we must be creative educators who are able to attract their interest in learning for the development of civilization in the land of Papua.
Peran Aparat, Kebijakan Publik, dan Ketimpangan Sumber Daya: Perspektif Mahasiswa PGSD Tentang Konflik HAM di Papua Ricky Mawara; Tiffany Shahnaz Rusli
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Volume 9 Nomor 2 Edisi Desember 2025
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v9i2.9691

Abstract

Artikel ini mengkaji akar masalah konflik HAM di Papua dari perspektif mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Cenderawasih. Riset ini menggunakan metode kualitatif serta penyajian data deskriptif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif dan wawancara terstruktur kepada tiga puluh dua mahasiswa yang telah belajar mata kuliah Pendidikan Hak Asasi Manusia pada semester lima (angkatan 2021). Setelah itu, diperoleh hasil yang telah direduksi dan dikategorikan menjadi tiga: (1) Fungsi aparat penegak hukum yang membingungkan, melindungi dan sumber konflik, (2) Pemerintah dan pemerintah daerah tidak adil, (3) Kekayaan alam berlimpah yang tidak berbading lurus dengan kesejahteraan masyarakat Papua. Kesimpulan penelitian ini adalah perlu adanya pelatihan cultural sensitivity untuk para aparat guna lebih dalamnya pemahaman terhadap masyarakat adat Papua, serta transparansi pelaksanaan otonomi Khusus. Antara lain: Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), laporan realisasi anggaran, laporan keuangan daerah (LKPD), dan laporan pertanggungjawaban program/kegiatan oleh perangkat daerah.