Fernanda, Raida Devany
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Stigmatisasi dan Reintegrasi Sosial Anak Berhadapan dengan Hukum dalam Perspektif Teori Labeling: Tinjauan Systematic Literature Review Fernanda, Raida Devany; Santoso, Meilanny Budiarti
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 6, No 2 (2025): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v6i2.72223

Abstract

Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Indonesia sering menghadapi beban dua sisi. Mereka harus menjalani proses hukum dan juga menghadapi stigma sosial sebagai "anak jahat” atau "anak nakal". Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisisfenomena stigmatisasi dan reintegrasi sosial ABH dengan menggunakan sosiologi sebagai alat analisis utama dan menggunakan kerangka teori labeling (Howard Becker, Edwin Lemert) yang dilengkapi dengan konsep stigma Erving Goffman. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap jurnal nasional berbahasa Indonesia yang dipublikasikan antara tahun 2021 dan 2025. Artikel-artikel ini dipilih melalui proses identifikasi, penyaringan, dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa stigmatisasi dan labeling menyebabkan anak masuk ke dalam penyimpangan sekunder juga dikenal sebagai penyimpangan sekunder sebagaimana digambarkan oleh Lemert, yang ditandai dengan internalisasi identitas menyimpang sebagai status pimpinan. Sebaliknya, telah terbukti bahwa mekanisme diversi dan keadilan restoratif, peran pekerja sosial, dan bantuan pembimbing kemasyarakatan dapat membantu menghentikan labeling dan memulihkan keyakinan diri anak. Menurut artikel ini, keberhasilan reintegrasi sosial ABH sangat bergantung pada seberapa baik lingkungan sosial, seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat, dapat mengubah reaksi sosial dari stigmatisasi ke penerimaan kembali (reintegrative acceptance).
DOMINASI KEKUASAAN DAN PRAKTIK KORUPSI DANA DESA DI INDONESIA: TINJAUAN SISTEMATIS LITERATUR Fernanda, Raida Devany; Nugraha, Ardi Maulana
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM) Vol 6, No 2 (2025): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jppm.v6i2.72221

Abstract

Dana Desa yang diberikan oleh pemerintah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 bertujuan untuk memajukan pembangunan dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa. Namun, besarnya dana yang dikelola di tingkat desa juga meningkatkan kemungkinan terjadinya korupsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali dan menganalisis keterkaitan antara dominasi kekuasaan dengan praktik korupsi dana desa di Indonesia menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian mengikuti panduan PRISMA dengan menelaah artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021–2026 dan diperoleh dari database Google Scholar, Garuda, dan SINTA. Analisis dilakukan dengan sintesis tematik untuk menemukan pola serta tema yang muncul secara berulang dalam literatur. Hasil kajian menunjukkan lima tema utama yang berkaitan dengan korupsi dana desa, yakni mengenai dominasi kepala desa dalam pengelolaan anggaran, relasi kuasa dengan elit lokal, lemahnya pengawasan dan asimetri informasi, rendahnya partisipasi masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa korupsi dana desa tidak hanya muncul dari faktor individu, tetapi juga dipengaruhi oleh struktur kekuasaan serta lemahnya sistem tata kelola pemerintahan desa. Oleh karena itu, tindakan pencegahan korupsi harus dilakukan melalui penguatan mekanisme pengawasan, peningkatan fungsi BPD (Badan Permusyawaratan Desa) peningkatan transparansi dalam pengelolaan keuangan desa untuk meningkatkan akuntabilitas di tingkat lokal.