Bayu Indrianto
Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kedisiplinan dan Pelatihan Keselamatan terhadap Keselamatan Kerja Dengan Kecakapan Awak Kapal Sebagai Variabel Mediasi di Atas Kapal PT. Soechi Lines Tbk Bayu Indrianto; Lira Agusinta; Aswanti Setyawati
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v8i1.9409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kedisiplinan dan pelatihan keselamatan terhadap keselamatan kerja dengan kecakapan awak kapal sebagai variabel mediasi pada kapal-kapal milik PT Soechi Lines Tbk. Latar belakang dari penelitian ini adalah tingginya angka kecelakaan kerja di sektor pelayaran yang disebabkan oleh rendahnya tingkat kedisiplinan, pelatihan keselamatan yang kurang memadai, serta rendahnya kecakapan awak kapal dalam menangani situasi darurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 95 awak kapal dari lima unit kapal. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan variabel penelitian, serta analisis inferensial dengan menggunakan metode SEM-PLS untuk mengevaluasi model pengukuran dan menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedisiplinan dan pelatihan keselamatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecakapan awak kapal. Selanjutnya, kecakapan awak kapal juga memiliki pengaruh signifikan terhadap keselamatan kerja. Selain pengaruh langsung, ditemukan pula pengaruh tidak langsung dari kedisiplinan dan pelatihan keselamatan terhadap keselamatan kerja melalui kecakapan awak kapal sebagai variabel mediasi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan intensitas dan kualitas pelatihan keselamatan yang bersifat aplikatif dan rutin, serta penguatan budaya disiplin sebagai bagian dari sistem manajemen keselamatan kerja di kapal. Upaya ini penting untuk menurunkan risiko kecelakaan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi seluruh awak kapal.